Khasiat Madu

Khasiat Madu Manuka untuk Atasi Penyakit, Mampu Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Simak khasiat madu untuk kesehatan tubuh manusia. Di antara manfaat tersebut yakni dapat mencegah infeksi saluran kemih.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
net
Madu Manuka New Zealand yang mirip karamel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Simak khasiat madu untuk kesehatan tubuh manusia.

Di antara manfaat tersebut yakni dapat mencegah infeksi saluran kemih.

Jenis madu yang dapat mencegah infeksi saluran kemih adalah Madu Manuka.

Madu dipercaya memiliki beragam khasiat untuk kesehatan serta mencegah maupun mengobati penyakit.

Tak hanya penyakit dalam tubuh, juga untuk kecantikan yakni bagian luar tubuh seperti kulit wajah.

Beberapa abad lalu, peneliti akhirnya menemukan bukti bahwa madu dapat melindungi tubuh dari bakteri.

Hingga sekarang, cairan bertekstur kenyal yang dihasilkan oleh lebah ini, masih dipercaya untuk memberikan khasiat medis.

Beragam jenis madu di dunia memiliki khasiat herbal yang diyakini dapat mencegah maupun mengobati penyakit.

Baca juga: BTalk, Kenali Penyebab Gagal Ginjal

Baca juga: Masa Pandemi Hindari Meningkatnya Risiko Diabetes dan Obesitas, Batasi Konsumsi Gula Harian

Salah satu jenis madu yang populer dan memiliki banyak manfaat yaitu Madu Manuka.

Dilansir theconversation.com, Madu Manuka dapat mencegah infeksi saluran kemih serius yang disebabkan oleh kateter – tabung yang digunakan untuk mengalirkan kandung kemih pasien, penelitian laboratorium baru telah ditemukan.

Penelitian menunjukkan madu dari tanaman manuka Selandia Baru memperlambat kecepatan pertumbuhan bakteri dan pembentukan biofilm, yang merupakan lapisan tipis yang menumpuk di permukaan dan menampung infeksi.

Para peneliti menggunakan temuan tersebut, yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Pathology, untuk menyarankan pembilasan madu manuka yang diencerkan melalui kateter dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih dapat mengancam jiwa. Mereka menyumbang 40 persen dari infeksi yang didapat di rumah sakit, sementara infeksi saluran kemih terkait kateter membuat 80 persen dari kelompok ini.

Namun para peneliti menekankan penelitian ini dilakukan di laboratorium.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved