Breaking News:

Tajuk

Konsistensi Aturan Karantina

Setiap hari ada 3.000 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tiba dari luar negeri.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berbagai bandara di Indonesia mengalami peningkatan jumlah penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tidak hanya penumpang dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi, menyatakan setiap hari ada 3.000 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tiba dari luar negeri. Pintu masuk utamanya tentu saja Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banteng.

Untuk penerbangan dalam negeri tidak menjadi persoalan. Permasalahan muncul dari penerbangan luar negeri. Mereka yang baru tiba dari luar negeri harus menjalani karantina secara terpusat.

Tempat karantina utamanya adalah Wisma Atlet. Bisa pula di hotel khusus. Tapi tentu saja bayar. Bila sebelumnya 10 hari, karantina diperpanjang menjadi 14 hari.

Persoalan karantina ini menjadi pembicaraan beberapa hari terakhir.

Pertama tentu saja mengenai kasus kaburnya selebritas selebgram Rachel Vennya dari tempat karantina.

Perempuan ini bahkan telah divonis empat bulan penjara dengan masa percobaan delapan bulan dan denda Rp 50 juta karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana kesehatan.

Persoalan karantina semakin panjang karena Vennya ternyata menyuap aparat karantina Rp 40 juta.

Bahkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sampai meminta agar oknum tersebut diproses hukum.

Sementara ini setidaknya ada dua anggota TNI yang diduga terkait kasus ini ditahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved