Breaking News:

Berita Kalbar

Meninggal Minum Cairan Pembasmi Rumput, Pria 48 Tahun di Kalbar Diduga Depresi Hadapi Penyakit

Diduga depresi akibat penyakit yang dialaminya, pria 48 tahun di Kabupaten Landak Kalbar mengakhiri hidup dengan meminum cairan pembasmi rumput

Editor: Hari Widodo
TRIBUNPONTIANAK/Humas Polsek Sengah Temila
Anggota Polsek Sengah Temila saat melayat ke rumah duka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LANDAK - Diduga depresi karena penyakit yang dideritanya, seorang pria 48 tahun berinial SN nekat mengakhiri hidup dengan meminum cairan pembasmi rumput, Selasa 21 Desember 2021 Sore.

Warga Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak itu sudah ditemukan sang istri dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel membenarkankan, aksi nekat yang dilakukan oleh pria 48 tahun tersebut.

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban bersama anaknya (NA) di dalam rumah, sedangkan AH istrinya masih kerja di sawah.

Baca juga: Cekcok Dengan Suami, Perempuan Tanbu Ini Nekat Minum Cairan Pembasmi Rumput

Baca juga: Sempat Minum Cairan Roundup, Warga Lok Tamu Ditemukan Sang Istri Gantung Diri

Sekitar pukul 17.00 WIB, NA meminta ijin kepada bapaknya yakni SN untuk pergi ke tempat tetangga yang jarak rumah sekitar 100 meter.

Kemudian sekitar pukul 17.05 WIB, istri korban pulang dari sawah dan masuk ke dalam rumah melihat korban di dalam kamar sudah terbaring serta mencium aroma cairan pembasmi rumput.

Melihat suaminya sudah tidak berdaya, AH kemudian meminta tolong kepada warga sekitar.

Tak lama kemudian NA pun datang melihat dari mulut bapaknya mengeluarkan buih (busa) dan korban tidak dapat ditolongkan.

Setelah mendapat informasi kejadian tersebut, pihak kepolisian Sektor Sengah Temila bersama pihak Puskesmas Senakin langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat anggota melakukan olah TKP, disaksikan oleh keluarga korban, Kades, Kadus serta masyarakat setempat. selanjutnya korban dilakukan pemeriksaan secara medis oleh perawat Puskesmas Senakin," jelas Kapolsek pada Rabu 22 Desember 2021.

Dikatakannya, menurut keterangan istri dan anaknya bahwa korban mengalami sakit komplikasi (Paru-paru, Diabetes dan Pembengkakan Hati), dan terakhir berobat bulan Desember 2020.

"Dari olah TKP bersama tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda bekas penganiayaan, korban murni meninggal akibat minum racun rumput," jelas Kapolsek.

Baca juga: Suami-Istri Kompak Bunuh Diri Bareng, Suami Gantung Diri dan Istri Minum Racun, Ada Surat Wasiat

 Ipda Chanel juga berpesan agar warga jangan mudah berputus asa mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Menurutnya, mengakhiri hidup tidak akan membuat bebas dari segala permasalahan.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima dan tidak perlu melakukan Autopsi. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya," tutup Kapolsek. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Diduga Depresi Akibat Sakit, Seorang Ayah Nekat Akhiri Hidup dengan Menenggak Racun Rumput

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved