PT Bank Mandiri Region IX Kalimantan

Mandiri e-Money Bikin Mudah Transaksi di Teman Bus Kota Banjarmasin

Mandiri e-money untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan “Teman Bus” di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Editor: Eka Dinayanti
PT Bank Mandiri Region IX Kalimantan
kartu prabayar Mandiri e-money untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan Teman Bus di Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Salah satunya adalah penggunaan kartu prabayar Mandiri e-money untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan “Teman Bus” di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Harapannya, kerjasama ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat masyarakat Banjarmasin memanfaatkan alat transportasi perkotaan berbasis jalan yang diluncurkan Kementerian Perhubungan itu.

Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan yang menggunakan teknologi telematika yang andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi masyarakat berbasis pembayaran non tunai.

Tujuan utama Teman Bus adalah memberikan transportasi ekonomis, mudah, andal dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi, inisiatif kerjasama ini merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan terpilih utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan.

“"Prinsipnya, kami ingin mempermudah masyarakat yang ingin naik Bus, tanpa harus menyiapkan uang tunai untuk pembayaran. Inisiatif ini sangat strategis karena kartu berlogo mandiri e-money cukup mudah diperoleh dan mudah di top up,"’ kata Thomas dalam keterangan resminya, Rabu (22/12).

Regional CEO Bank Mandiri Region IX/Kalimantan Jan Winston Tambunan mengatakan, pembayaran Tap On Bus pada layanan “Teman Bus” nantinya tidak hanya di Kota Banjarmasin, di waktu yang akan datang tidak menutup kemungkinan diimplementasikan di titik lokasi lainnya.

Jan Winston menambahkan, salah satu benefit yang ditawarkan Bank Mandiri melalui fungsi e-Money yakni sebagai alat pembayaran non-tunai sehingga transaksi menjadi lebih mudah dan praktis, tidak perlu membawa uang tunai dan direpotkan oleh uang kembalian.

Tak hanya itu, imbuh Jan Winston, Mandiri e-money juga telah memiliki ekosistem pengguna dan merchant yang sangat luas, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemegang kartu.

Saat ini Mandiri e-Money telah dapat digunakan untuk Pembayaran Tol; Pembayaran parkir; Pembayaran transportasi seperti Commuterline, MRT, LRT, Transjakarta, Transjogja, Batik Solo Trans, Tap On Bus; Bis Kita, Teman Bus; Pembayaran di SPBU; Belanja di toko retail seperti Indomaret, Alfamart, dll; Wahana hiburan dan restoran lainnya.

Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi non tunai, Thomas melanjutkan, kartu e-Money juga dapat diisi ulang dengan menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC (near field communication), IOS (Iphone) maupun e-Commerce yang sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri, pada Mesin ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri.

“Inisiatif kerjasama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai,”" sambung Thomas.

Bank Mandiri telah menunjukkan konsistensinya dalam dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai, antara lain melalui kenaikan jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri e-Money yang kini telah mencapai 25,6 juta kartu.

Pada akhir November 2021, frekuensi finansial Mandiri e-Money sebesar 880 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari 15 triliun. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved