Pembunuhan di Banjarmasin

Pembunuhan di Banjarmasin - Pelaku Peragakan 28 Adegan Perkelahian Maut di Jembatan Sulawesi

Pembunuhan di Banjarmasin. Pelaku peragakan 28 adegan perkelahiannya di Jembatan Sulawesi hingga mengakibatkan korbannya tewas, Kamis (23/12/2021).

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
POLSEKTA BANJARMASIN TENGAH
Pembunuhan di Banjarmasin. Rekonstruksi kasus perkelahian maut di Jalan Sulawesi oleh tersangka RID di Polsektata Banjarmasin Tengah, Kamis (23/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pembunuhan di Banjarmasin. Kasus perkelahian maut di atas Jembatan Sulawesi atau Jembatan Antasan Kecil Timur (AKT), memasuki babak baru.

Tersangka, RID (24) melakukan rekonstruksi kejadian tersebut, Kamis (23/12/2021) siang. 

Kegiatan tersebut dilakukan di halaman Polsekta Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, disaksikan pihak keluarga korban dan juga tersangka.

Total ada 28 adegan yang diperagakan RID, disaksikan Kapolsek Kompol Susilo, didampingi Kanit Reskim, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra, perwakilan Kejaksaan serta LKBH ULM.

Rupanya sesaat sebelum kejadian, yaitu Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 22.45 Wita , tersangka bersama adiknya  berboncengan dengan sepeda motor menyusul korban, Iyut (30) yang juga dibonceng teman.

Baca juga: Perkelahian di Banjarmasin, Korban Kabur Lalu Terkapar di Atas Jembatan AKT

Sebelumnya, mereka terlibat perkelahian di kawasan Pasar Lama.

Lalu, korban diduga ingin memukul adik tersangka menggunakan belati. Akan tetapi senjata tajam tersebut dapat ditangkap tersangka.

Setelah itu, tersangka langsung mengambil senjata tajam miliknya di jaket bagian depan dengan menggunaakan tangan kanan. Lalu, langsung ditusukkan ke pinggang korban sebelah kanan. 

Akibat tusukan tersebut, korban yang saat itu sedang dibonceng oleh temannya, langsung terjatuh dari sepeda motor. Begitu pula dengan si teman yang membonceng, turut jatuh.

Korban yang terluka, menjadi limbung, tak berhasil ikut melarikan diri bersama teman yang membonceng.

Baca juga: Satu Kasus Aktif Covid-19 Baru Ditemukan, Dinkes Banjarmasin Pastikan Bukan Varian Omicron

Baca juga: Garis Polisi Dipasang Ditreskrimsus Polda Kalsel di SPBU Benua Lima Kabupaten HSU

Lalu, tersangka turun dari sepeda dengan menaruh sajamnya di saku depan jaket dan melepas sandal.

Kemudian, tersangka mengambil celurit di bagian jok depan yang sudah disiapkannya terlebih dulu. 

Berikutnya, dia mendekati korban yang sedang terduduk, setelah terjatuh dari sepeda motor. Waktu itu, mereka saling berhadapan sambil memegang senata tajam di tangan masing-masing.

Tersangka langsung menebaskan celuritnya ke arah korban, mengenai dada, telinga sebelah kanan, pipi sebelah kanan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved