Berita Kabupaten Banjar

Meski Ribuan Hektare Sawah Terendam Banjir, Kabupaten Banjar Surplus Beras 10 Ton

sekitar 66 ribu hektare dari luas areal tanam padi yang ditanam di Kabupaten Banjar, sudah dipanen sebelum kawasan pertanian dilanda banjir

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
Pembakal Lokbuntar
Kondisi air yang mengenang rumah warga di Desa Lokbuntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (26_12_202) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banjar, HM Riza Dauly membenarkan saat ini di Kabupaten Banjar berstatus siaga bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Terkait kondisi pertanian yang terdampak genangan banjir, Riza mengatakan dari 68 ribu hektare luas areal tanam padi, tahun ini terdampak banjir.

Namun, sekitar 66 ribu hektare dari luas areal tanam padi yang ditanam, sudah dipanen sebelum kawasan pertanian dilanda banjir.

"Ada 10 ribu ton gabah. Kita surplus beras yang kini berada di lumbung-lumbung padi masyarakat. Jangan khawatir," kata Plt Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar.

Baca juga: Berhari-hari Desa Lokbuntar Kabupaten Banjar Terendam, Warganya Mulai Terserang Penyakit Kulit

Baca juga: Masyarakat Kabupaten Banjar Antusias Ikuti Vaksin di Kelurahan Murung Keraton Kota Martapura

Desa Lok Buntar diakui saat ini masih terendam.

Itu diungkapkan saat mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar pada kegiatan vaksinasi di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

Menurut Riza, masyarakat di Desa Lokbuntar tidak ada yang di pengungsian.

Itu karena masyarakat di Desa Lokbuntar masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Riza mengaku sudah mengiirimkan personel Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar untuk mengecek kondisi genangan banjir di Desa Lokbuntar.

Menurutnya, apabila masyarakat ingin dievakuasi dari tempat tinggal yang terendam, sudah disiapkan posko pengungsian di Kantor Kecamatan.

Baca juga: Beroperasi Sejak Mei, Mall Pelayanan Publik HSU Bakal Jadikan Data Terpusat, Permudah Pelayanan

Baca juga: Bagi Mahasiswi UIN Antasari Banjarmasin ini Drakor tak Sekedar Hiburan tapi Bisa Jadi Pembelajaran

Masyarakat leluasa menghubungi call center 24 jam Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar di nomor telepon 0811- 595-123 untuk penanganan korban banjir.

Riza mengimbau bencana banjir di Kabupaten Banjar adalah bencana kemanusiaan, sehingga sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi membantu maupun menyumbangkan harta bendanya.

"Kami siapkan logistik, dapur mobile dan petugas kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan pengungsi," katanya.

( Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved