PT Adaro Indonesia

Adaro Kembali Raih Proper Emas, Penghargaan Tertinggi Pengelolaan Lingkungan

PT Adaro raih penghargaan pengelolaan lingkungan terbaik yang diserahkan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan Menteri LHK RI Siti Nurbaya.

PT ADARO INDONESIA
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, serta Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, dan Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, ada acara penyerahan penghargaan di Istana Wakil Presiden RI, Selasa (28/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  PT Adaro Indonesia kembali meneguhkan sebagai perusahaan pertambangan yang memiliki pengelolaan lingkungan hidup terbaik. 

Kinerja positif tersebut membuat perusahaan tambang batu bara itu berhasil meraih penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin serta Menteri LHK RI Siti Nurbaya, dan diterima Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, di Istana Wakil Presiden RI, Selasa (28/12/2021).

Ini merupakan Proper Emas keempat yang diterima Adaro, sejak pertama kali meraihnya pada tahun 2012, yang merupakan tonggak sejarah Adaro sebagai perusahaan pertambangan pertama di Indonesia yang berhasil menerima penghargaan tertinggi ini.

Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, Selasa (28/12/2021).
Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, yang didampingi Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, Selasa (28/12/2021). (PT ADARO INDONESIA)

Menurut Kepala Teknik Tambang PT Adaro Indonesia, Suhernomo, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak.

“Penghargaan Proper tidak hanya menilai satu aspek saja, tapi dari berbagai aspek, dari mulai pengelolaan lingkungan, good mining practice, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar tambang. Ini hasil kerja keras semua pihak yang terlibat,” terangnya.

Dengan penghargaan ini, lanjut Suhernomo, ke depannya sinergi antar fungsi di Adaro harus terus dikuatkan.

“Semua aspek operasional Adaro harus bersinergi untuk mencapai tujuan menciptakan masyarakat pascatambang yang mandiri,” kata Suhernomo.

Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, memegang penghargaan yang diserahkan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dengan didampingi Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, Selasa (28/12/2021).
Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, memegang penghargaan yang diserahkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin,  dengan didampingi Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, Selasa (28/12/2021). (PT ADARO INDONESIA)

Sementara itu, CSR Department Head PT Adaro Indonesia, Leni Marlina mengatakan, dalam penilaian Proper tahun ini, Adaro mengusung program sinergi antara perencanaan pascatambang dengan pemberdayaan madu kelulut di masyarakat.

Adaro memiliki konsep budidaya madu kelulut di area penelitian dan pengembangan pascatambangnya. Konsep ini kemudian kami aplikasikan kepada UMKM Istana Kelulut binaan CSR di Kabupaten Balangan,” terangnya.

Menurut Leni, program pengembangan Istana Kelulut telah berhasil menjadi salah satu unggulan dalam Program Inovasi Sosial Lingkungan Adaro melalui perubahan metode budidaya madu kelulut di masyarakat, yang semula menggunakan pola tebang pohon menjadi budi daya berkelanjutan melalui sarang buatan.

“Melalui program ini, Adaro berhasil memperkenalkan konsep good manufacturing practice melalui inovasi mesin panen otomatis dan perbaikan kemasan serta pelengkapan izin edar,” paparnya.

Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, foto bersama dI Istana Wakil Presiden RI dalam acara penyerahan penghargaan kepada perusahaan yang melakukan pengelolaan lingkungan hidup terbaik.
Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, foto bersama di Istana Wakil Presiden RI dalam acara penyerahan penghargaan kepada perusahaan yang melakukan pengelolaan lingkungan hidup terbaik. (PT ADARO INDONESIA)

Dalam masa pandemi, Adaro berinisiatif membantu UMKM pembudidaya kelulut untuk bertahan dengan melakukan pemesanan produk dalam jumlah besar, untuk kemudian dibagikan kepada kelompok rentan yang ada di daerah operasional sebagai suplemen daya tahan tubuh.

Salah satu kelompok rentan tersebut di antaranya adalah anak-anak penghuni panti asuhan Nurul Yaqin, Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

“Melihat potensi ekonomi dan manfaat dari madu kelulut tersebut, Adaro dan Istana Kelulut kemudian mendorong inisiatif kerjasama budidaya kelulut di panti asuhan Nurul Yaqin, sehingga diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan madu untuk para penghuni panti, namun bisa turut mendongkrak aspek ekonomi dari panti asuhan,” pungkas Leni. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved