Breaking News:

Kriminalitas HST

Maling Tiga Motor di Kambat Selatan Kabupaten HST Tertangkap, Pelaku Putus Jaringan WiFi Korban

Tiga tersangka pelaku pencurian di rumah korban, Hafidhaturrafiah (45) di Desa Kambat Selatan RT 06 Kecamatan Pandawan Kabupaten HST ditangkap

Penulis: Hanani | Editor: Royan Naimi
Humas Polres HST
Tim Resmob Polres Hulu Sungai Tengah dan Unit Reskrim Polsek Pandawan, bersama tiga tersangka curanmor (gambar di bluer), Jumat (31/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tiga tersangka pelaku pencurian di rumah korban, Hafidhaturrafiah (45) di Desa Kambat Selatan RT 06 Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, telah ditangkap Unit Reskrim Polsek Pandawan dan Unit Resmob POlres HST, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

Tiga tersangka ditangkan setelah tim gabungan tersebut melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Kepala Seksi Humas Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Soebagiyo yang dikonfirmasi menjelaska, pelaku beriinisial AS, MU dan MZ.

“Barang bukti dua unit sepeda motor ditemukan di kamar rumah AS di Desa Kambat Utara. Selanjutnya, hasil pengembangan penyelidikan satu unit sepeda motor lagi ditemukan di Barabai. Ketiga pelaku dibawa ke Polres HST untuk proses hukum,”kata Soebagiyo.

Dijelaskan, sebelum raib, korban menaruh sepeda motornya itu di dalam rumah.Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel rumah dengan bentuk L itu di pintu sebelah kiri.

Baca juga: Malam Tahun Baru 2022 di Banjarmasin Dijaga 600 Personel Gabungan, Warga Diminta di Rumah Saja

Aksi ketiga pemuda tersebut diperkirakan sekitar pukul 03.00 wita. Kondisi tiga unit sepeda motor itu sendiri tak dikunci stang.

“Korban baru menyadari setelah terbangun dari tidur dan WiFi di rumahnya tidak tersebung,”jelas Soebagiyo.

Setelah diperiksa, ternyata servernya sudah dalam kondisi terputus. Merasa ada yang janggal, korban langsung memeriksa tempat menaruh sepeda motor, ternyata ketiganya sudah tidak ada di tempat.

Korban kemudian melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Pandawan, dengan kerugian Rp 70 juta.

Beruntung dalam waktu tak sampai 24 jam, barang milik korban itu pun ditemukan. Polres HST mengimbau, agar warga tetap waspada dalam mengamankan harta bendanya.

Meskipun merasa situasi lingkungan tinggalnya aman, bukan berarti tidak waspada. “Tetap antisipasi dengan memberikan kunci stang dan kunci tambahan, sebagai salah satu ikhtiar mengamankan ranmor,”kata Soebagiyo.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved