PT PLN Persero UP2B Kalimantan

PLN Monitoring Kelistrikan Kalimantan untuk Siaga Natal & Tahun Baru Melalui Wall Display 800 Inch

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Kalimantan menetapkan masa siaga Nataru dimulai pada 18 Desember 2021-8 Januari

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN (Persero) UP2B Kalimantan
SCADA ditampilkan pada layar monitor besar (wall display) berukuran 800 inch (8x2.5 meter) untuk memonitoring kondisi keseluruhan kelistrikan di Kalimantan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mendukung keandalan pasokan listrik saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Kalimantan menetapkan masa siaga perayaan Nataru kali ini dimulai pada tanggal 18 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022 dengan berbagai persiapan antara lain meniadakan pemeliharaan terencana dan pekerjaan konstruksi, menerbitkan SOP Siaga Nataru, mensiagakan piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala.

Selain itu, PLN juga menyiagakan sebanyak 777 personel kelistrikan, termasuk Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Personel tersebut tersebar dalam Posko Siaga 24 jam di seluruh Kalimantan dan juga menyiagakan kendaraan sebanyak 151 unit serta menyiapkan 28 unit Genset, Unit Gardu Bergerak (UGB) dan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai cadangan suplai pasokan listrik saat terjadi gangguan.

"Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kami berkomitmen akan terus siaga menjaga pasokan listrik, khususnya untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2022. Kami pastikan pasokan listrik cukup dan memastikan kondisi aman seperti hal nya jargon PLN Andal & Terbaik,” Hal tersebut disampaikan oleh Manager PLN UP2B Kalimantan, Bapak Kuncoro Suryokusumo.

SCADA tersebut ditampilkan pada layar monitor besar (wall display) berukuran 800 inch (8x2.5 meter) untuk memonitoring kondisi keseluruhan kelistrikan di Kalimantan
SCADA tersebut ditampilkan pada layar monitor besar (wall display) berukuran 800 inch
(8x2.5 meter) untuk memonitoring kondisi keseluruhan kelistrikan di Kalimantan
(PT PLN (Persero) UP2B Kalimantan)

Saat ini Sistem Kelistrikan Interkoneksi Kalimantan memiliki daya mampu suplai pembangkitan mencapai 2180 Megawatt (MW) untuk kebutuhan kelistrikan di malam natal sebesar 1219 MW dan di malam tahun baru sebesar 1190 MW, sehingga tersedia cadangan daya pembangkit yang cukup besar untuk mengakomodir kebutuhan kelistrikan di Kalimantan.

Dari sisi Pengaturan Sistem PLN UP2B Kalimantan telah mengoperasikan Sistem Kelistrikan Interkoneksi Kalimantan melalui teknologi terintegrasi, yakni Supervisory Control and Data Aqcusition (SCADA).

SCADA merupakan teknologi yang menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pengambilan data jarak jauh yang terpusat pada suatu tempat.

SCADA tersebut ditampilkan pada layar monitor besar (wall display) berukuran 800 inch (8x2.5 meter) untuk memonitoring kondisi keseluruhan kelistrikan di Kalimantan oleh personel pengaturan sistem real-time (Dispatcher) yang akan mengatur sistem selama 24 Jam, sehingga memudahkan dispatcher dalam proses pengaturan kelistrikan di seluruh Kalimantan.

Selain menampilkan peta kelistrikan di Kalimantan, pada layar wall display juga menampilkan parameter seperti Frekuensi, tegangan dan aliran daya di seluruh Kalimantan secara real-time sehingga pengaturan sistem kelistrikan dapat dipantau secara menyeluruh.

PLN siap siaga menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 dan mengimbau masyarakat untuk mengetahui terkait informasi dan pengaduan gangguan dapat menghubungi secara langsung melalui Contact Center 123, Aplikasi New PLN Mobile, atau sosial media PLN.

PLN Berakhlak, Andal dan Terbaik. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved