Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Sentra Ikan Asin di Jorong Kabupaten Tanah Laut Sepi di Akhir Pekan

Penjual ikan asin di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tala, Kalsel, berharap pemerintah daerah buka tempat wisata supaya jualan laku, ekonomi meningkat.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Sentra iwak karing (ikan asin) di Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (1/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sentra iwak karing ( Ikan Asin ) di tepi jalan raya Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),  kondisinya jauh berbeda dari biasanya.

Akhir pekan ini penjualan sepi. Biasanya sentra ikan asin tersebut selalu ramai di akhir pekan apalagi saat ini tahun baru yang notabene biasanya banyak masyarakat berwisata keluar kota.

Namun kenyataannya menurut beberapa pedagang di sana, jumlah pembeli tidak seperti diharapkan bahkan sepi.

Diungkapkan Dina, Sabtu (1/1/2022), pedagang setempat, mengungkapkan, kemungkinan efek wisata pantai ditutup mengakibatkan turunnya wisatawan ke Kabupaten Tala terutama pantai.

Baca juga: Kenaikan Harga LPG Non Subsidi Dikeluhkan Pelaku Usaha Kuliner

Baca juga: Buka Peluang Bisnis Bagi Warga, SPKLU Pertama dan Terbesar di Kalsel Diresmikan

Sebagaimana diketahui di kawasan Kecamatan Jorong ada dua pantai yang biasa ramai pengunjung setiap akhir pekan, yakni Pantai Turki dan Pantai Asmara.

Lanjut Dina, penjualan sangat menurun, bahkan hingga pukul 15.00 Wita belum ada pembeli ikan asin, yang ada pembeli camilan saja.

"Sudah harga ikan asin naik, pembelinya juga sepi," keluh Dina seraya berharap pemerintah daerah agar tidak sering menutup tempat wisata agar para pedagang seperti dirinya dapat penghasilan.

Hal sama dialami Mirna, juga pedagang setempat, penjualan di kiosnya juga menurun. Sangat berbeda dari kebiasaan di akhir pekan yang sejak pagi sudah banyak pembeli.

Baca juga: Kelompok Usaha Bersama di Kabupaten Balangan Terima Modal, Upaya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Baca juga: Harga Karet Basah di Kalimantan Selatan Masih Sekitar Rp 13 ribu Per Kilogram

"Setiap akhir pekan biasanya jalanan ramai karena banyak yang berwisata sedangkan ini kebalikannya. Harus sabar menanti pembeli," tukasnya.

Harapan sama juga diungkapkan Mirna, tempat wisata segera dibuka agar masyarakat kembali ramai berwisata dan imbasnya dagangan mereka laku.

Di Sentra Ikan Asin tersebut jenis yang dijual antara lain telang, cumi kering, udang papai, runtu dan lainnya berupa camilan macam kerupuk ikan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved