Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Stok LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Kota Banjarbaru, Kartu Kendali Telah Dibagikan

Agen dan pangkalan LPG 3 kg di Kota Banjarbaru miliki stok yang cukup dengan harga standar. Kartu Kendali LPG subsudi telah dibagikan ke warga miskin.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Penjualan LPG 3 kilogram di Pangkalan Wageyoyo di Jalan Rambai, Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (2/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jika harga gas 5,5 kilogram naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 80 ribu, harga LPG 3 Kg tetap di kisaran Rp 17.500 hingga Rp 20 ribu di pangkalan.

Stok di pangkalan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya, disebut pula, masih tersedia tidak ada kekurangan.

"Kebetulan kami juga Ketua RT dan juga menjadi agen penyalur LPG 3 Kg. Kalau stok, tersedia, dan lebih tepat sasaran sekarang karena sudah ada kartu kendali," kata pengelola PT Anugrah Usaha Gas, Wageyono, di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (2/12/2021).

Dijelaskan dia dari data di pangkalan dia jumlah pelanggan yang pegang kartu kendali di wilayahnya sekitar
620 palanggan.

"Harga LPG 3 Kg di pangkalan disepakati Rp 20 ribu. Jadi, memang tidak ada kenaikan," tandasnya.

Baca juga: Akhir 2021, Penurunan Jumlah Penumpang Pesawat Melalui Bandara Syamsudin Noor Kalsel

Baca juga: Nelayan Swarangan Kabupaten Tanah Laut Harapkan Tambahan Kuota Solar

Untuk yang Pink atau 5,5 kilogram harganya naik dari Rp 75 ribu ke Rp 83 ribu. "Jadi, kami nanti akan jual sekitar Rp 90 ribu karena ambil di pusat harganya naik," imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menjelaskan untuk LPG 3 Kg di sudah ada kartu kendali.

"Untuk warga yang berhak, sudah ada kartu kendali. Sudah kami minta ke pengurus RT melalui kator kelurahan. Sudah kami rapatkan juga dengan jajaran di kantor kelurahan, kantor kecamatan, agen dan pangkalan," jelasnya.

Ditambahkan Kabid Perdagangan Pemko Banjarbaru, Anshori, , bahwa di Kota Banjarbaru untuk program kartu kendali sudah ada 18 kelurahan dari total 20 kelurahan di Banjarbaru sudah terapkan kartu kendali.

"Dari 18 kelurahan sudah ada 18.475 yang sudah dikeluarkan kartu kendali. Sisanya dua kelurahan itu masih proses tapi, dua kelurahan itu masyarakat itu bisa beli di Pangkalan pakai KTP sambil menunggu kartu kendali dicetak. Dua kelurahan yang belum itu yakni Sungai besar dan landasan Ulin Utara, ini masih proses dan bertahap," sebutnya.

Baca juga: Sentra Ikan Asin di Jorong Kabupaten Tanah Laut Sepi di Akhir Pekan

Baca juga: Buka Peluang Bisnis Bagi Warga, SPKLU Pertama dan Terbesar di Kalsel Diresmikan

Jadi, sambungnya, jika toko eceran jual harga tinggi dan masyarakat mengeluh, artinya masyarakat yang mengeluh itu adalah masyarakat mampu.

"Berarti yang mengeluh itu orang kaya. Karena, masyarakat miskin sudah semua didata dan diberikan kartu kendali untuk LPG 3 Kg," kata Anshori.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved