Berita Tabalong

Dihajar Pandemi Covid-19, Realisasi Pajak Daerah Tabalong Tahun 2021 Capai 97, 58 Persen

Walaupun berada di masa pandemi Covid-19, realisasi pajak daerah di Tabalong untuk tahun 2021 menunjukan capaian 97,58 persen

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Fasilitas pelayanan pembayaran pajak di kantor BPPRD Kabupaten Tabalong, Senin (3/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Walaupun berada di masa pandemi Covid-19, realisasi pajak daerah di Kabupaten Tabalong untuk tahun 2021 menunjukan capaian yang sangat bagus.

Hingga 31 Desember 2021 sampai dengan pukul 17.30 Wita, diketahui realisasi pajak daerah sudah mencapai 97,58 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tabalong, H Erwan, Senin (3/1/2022), menyampaikan, target pajak daerah tahun 2021 sebesar Rp 70.727.862.000 dan terealisasi Rp 69.012.749.685,39 atau 97,58 persen.

"Ini patut kita syukuri, di tengah pandemi Covid-19 dua tahun mendera, kesadaran masyarakat relatif bagus," katanya.

Baca juga: Maksimalkan Pajak Daerah, BPPRD Tanbu Pasang Tapping Box di Restoran dan Kafe

Baca juga: Pemkab Tanahlaut Terima Bagi Hasil Pajak Daerah Senilai Puluhan Miliar Rupiah dari Pemprov Kalsel

Dengan capaian ini maka diharapkannya untuk tahun 2022 lebih ada peningkatan mengingat banyaknya potensi yang ada serta kemungkinan semakin landainya kasus Covid-19.

Untuk target pajak daerah tahun 2022 sendiri berdasarkan kesepakatan juga dinaikan menjadi Rp 77.419.153.131.

"Kita melihat punya peluang besar di 2022, tapi tentunya ini juga harus disertai kerja keras karena pajak daerah yang ada 11 jenis ini dinamikanya macam-macam," ungkapnya.

Sehingga diperlukan kerja sama dan dukungan dari semua lini, termasuk dari wajib pajak agar realisasi pajak daerah bisa diperoleh dengan maksimal.

"Mudah-mudahan 2022 ini ada kebangkitan yang luar biasa, masyarakat wajib pajak juga tumbuh kesadaran dan semakin meningkat, kami juga akan terus tingkatkan layanan," katanya.

Sementara itu, secara menyeluruh untuk realisasi pendapatan daerah tahun 2021 mencapai 93, 60 persen.

Pendapatan daerah ini terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer dan juga lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Target pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp 1.465.733.251.135 dan realisasinya Rp 1.371.947.857.294,74 atau 93,60 persen.

Baca juga: Pajak Daerah BBNKB Kabupaten Banjar Masih Dibawah Target, Begini Penjelasan Zulkifli

Dari realisasi pendapatan daerah itu, untuk PAD target tahun 2021 sebesar Rp 187.075.639.850 dan terealisasi Rp 166.926.830.626, 74 atau 89,23 persen.

Pendapatan transfer target 2021 sebesar Rp 1.235.797.281.285 dan realisasi Rp 1.165.160.092.295 atau 94,25 persen.

Kemudian dari sumber lain-lain pendapatan daerah yang sah target 2021 sebesar Rp 42.860.330.000 dan realisasinya Rp 39.860.934.373 atau 93,00 persen. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved