Breaking News:

Tajuk

Kejar Ketertinggalan PTM Penuh

Menjelang semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022, PTM akan dilaksanakan sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - JIKA ada aral, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terbaru, menerbitkan panduan penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, yang berlaku mulai Januari 2022.

Menjelang semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022, PTM akan dilaksanakan sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.

Dari laman Kemendikbud, alasan kembali diterapkannya PTM karena situasi pandemi Covid-19 dinilai sudah terkendali.

Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim ingin para pelajar kembali merasakan PTM dan bersekolah sebagaimana mestinya.

Berbagai riset menunjukkan bahwa pandemi menimbulkan kehilangan pembelajaran (learning loss) yang signifikan.

Anak-anak berhak bersekolah sebagaimana mestinya. Pemulihan pembelajaran sudah sangat mendesak untuk dilakukan selagi masih bisa dikejar.

Di Banjarmasin, penyelenggaraaan PTM semula direncanakan hari ini, -Senin (3/12)- seluruh satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP di Banjarmasin melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh.

Di kabupaten kota lainnya di Kalsel, memberlakukan PTM penuh pada tanggal yang berbeda.

Namun rencana tersebut kembali tertunda. Ini karena hingga saat ini Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin masih belum mendapatkan izin dari Wali Kota Banjarmasin dan Tim Satgas covid-19.

Awalnya, seluruh siswa direncanakan bisa melaksanakan PTM 100 persen, tanpa harus bergantian di dalam kelas.
Rencana PTM secara penuh ini tentu bakal mengalami perubahan proses belajar di sekolah, khususnya di masa pandemi covid-19. Sebab saat ini pelaksanaan PTM di semua satuan pendidikan, masih mengacu kepada surat edarannya nomor 420/5957-P.SMP/Dipendik/2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved