Selebrita
Kini Kiano Jadi Ketua Geng Kompleks, Baim Wong Pamer Aksi Kakak Kenzo Bareng Anak Tetangga
Kiano Tiger Wong jadi ketua geng Kompleks. Baim Wong perlihatkan aksi kakak Kenzo Eldrago Wong bareng anak tetangga. Ini kata suami Paula Verhoeven.
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kiano Tiger Wong, salah satu anak selebritis Tanah Air yang mempunyai banyak penggemar. Putra pertama youtuber Baim Wong dan Paula Verhoeven memang dikenal lucu dan pintar.
Keseharian Kiano Tuger Wong dibagikan melalui beberapa platform, baik dalam youtube Baim Paula dan BAPAU FAMILY maupun pada instagram.
Kakak Kenzo Eldrago Wong itu dikenal baik hati dan suka berteman. Apalagi ia disekolahkan PAUD oleh sang ibu tentu berbaur dengan teman-teman sebayanya di sana.
Belum lagi teman-temannya di komplek, Kiano sendiri mempunyai banyak tetangga.
Baca juga: Candaan Gigi Kala Meshwa Putri Denny Cagur Bobo Bareng Dengan Rayyanza, Masih Kecil Tak Apa Khan
Baca juga: Zaskia Gotik Pamer Kemesraan Dengan Sirajuddin, Mertua Langsung Suruh Tambah Momongan
Baru-baru ini Baim Wong menyebut Kiano menjadi ketua geng kompleknya.
Aksi lucu tersebut didasari pada foto-foto saat Kiano bertemu teman-temannya.
“Kiano udah jadi Ketua Geng Komplek, “ terang Baim Wong dalam caption, dikutip Banjarmasinpost.co.id dari IG @baimwong, Senin (3/1/2022).
Momen Kiano dan teman-temannya lagi jajan bareng tersebut berhasil terekam kamera.
Sang bayi berdiri paling depan seraya sedang memimpin kawan-kawannya yang berdiri di belakang.
Kakak Kenzo Eldrago Wong itu memakai kaos dan celana pendek, bersepatu sendal warna hitam dan potongan rambut khasnya seperti batok kelapa.
Baca juga: Sikap Arsy dan Arsya pada Adik-adik Atta Halilintar Terekam, Video Putri Ashanty Tuai Perhatian
Baca juga: Fenomena Adopsi Boneka ala Ivan Gunawan dan Celine Evangelista Muncul, Ini Kata MUI
Foto itu menuai reaksi dari Baim selaku orangtuanya.
Tentu juga para warganet yang kebanyakan adalah fansbase Kiano Tiger Wong.
@a.m.d.syfr : Wkwkwk bisa pas gt yakkkk
@fa_muaz27 : Kobocan (emoji hati)
@naziracnoer : Preman (emoji hati)
@ramonda_singarimbun : Hormat Ketua Geng Komplek.
@mayudin8 : Kiano punyak pasukan khusus keren
@noeroel_chayati : Masyaallah masih kecil tapi bergaulnya gak pilih* jadi anak soleh ya @kianotigerwong
@bayujr87 : Ghenji 2022 ni bakalan Tayang
Baca juga: Datangi Rumah Iis Dahlia, Nadya Mustika yang Bawa Syaki Anak Rizki DA Dapat Perlakuan Seperti Ini
Baca juga: Tinggalkan Ikatan Cinta di Tahun Baru, Arya Saloka & Amanda Manopo Lakukan Ini dengan Orang Tercinta
Cara Mudah Melatih Anak untuk Berteman
Segala yang ada di dunia ini adalah sesuatu yang baru bagi anak-anak.
Tugas kita sebagai orangtua adalah memberikan pengertian dan contoh kepadanya, supaya mereka tidak gagap ketika harus terjun langsung menghadapi sebuah lingkungan yang asing, khususnya saat bertemu dengan teman-teman baru.
Berikut ini adalah beberapa tips sederhana bagi orangtua untuk mengajarkan kepada si kecil bagaimana bersosialisasi di sebuah lingkungan yang baru.
1. Melatih kepribadian
Menjalin hubungan pertemanan adalah cara yang paling umum bagi kita untuk bersosialisasi.
Terdengar sederhana, tetapi nyatanya tidak semudah itu, apalagi bagi seorang anak kecil yang belum memiliki pengalaman.
Meskipun beberapa pendapat mengatakan bahwa bersosialisasi hanya membutuhkan “insting”, tetapi orangtua tetap harus memberikan pengarahan kepada si kecil cara berteman yang baik, karena orangtua adalah role model bagi mereka.
Ajaklah si kecil untuk menemani orangtua kala mengunjungi tetangga yang sakit atau saat akan mengucapkan selamat ulang tahun kepada kakek-neneknya.
Dengan cara ini, maka kita akan membantu anak-anak untuk membangun rasa empati kepada sesama yang akan memberikan efek positif dalam pertumbuhan mentalnya.
2. Cari tahu cara pertemanan si kecil
Kepribadian antar individu pastinya memiliki perbedaan. Oleh karena itu, jangan memaksakan si kecil untuk berteman dengan si A atau si B. Berikanlah kebebasan yang terkontrol kepadanya untuk memilih teman.
Perhatikanlah perilakunya kala bersosialisasi secara luas dan biarkan ia menyerap atmosfer yang ada di lingkungannya.
Apabila orangtua melihat ketidakcocokan ketika ia bermain di kelompok tertentu, berikan nasihat dan kebebasan untuk memilih kelompok lain untuk bermain.
Baca juga: Keadaan Tubagus Joddy Kini, Sopir yang Bikin Vanessa Angel dan Bibi Kecelakaan Itu Kian Kurus
Baca juga: Mahar Pernikahan Venna Melinda dari Ferry Irawan Disinggung, Ibu Verrell Bramasta: Mas Ferry Gimana
3. Biarkan teman-temannya bermain di rumah
Ketika teman-teman si kecil ingin bermain di rumah, bukalah pintu rumah Anda selebar-lebarnya. Terimalah mereka dan berikan sambutan yang hangat.
Biarkan si kecil dan teman-temannya bermain sesuai dengan kesukaan mereka, tetapi berikan sebuah kontrol dan aturan-aturan yang jelas.
Mengundang teman-teman si kecil untuk bermain di rumah akan membantunya untuk menumbuhkan sikap ramah terhadap semua orang. Hal ini tentu saja akan memberikan keuntungan bagi perkembangannya di masa depan.
4. Bantu mengatasi konflik
Konflik dan masalah pastilah muncul dalam setiap hubungan pertemanan, tak peduli seberapa mudanya Anda. Begitu juga ketika si kecil bermain dengan anak-anak sebayanya.
Pastilah ada sebuah situasi yang membuat si kecil dan teman-temannya bertengkar, entah karena memperebutkan mainan, makanan, atau ketidaksetujuan dalam sesuatu hal.
Apabila pertengkaran tersebut muncul, biarkan dan tunggu sejenak. Jangan langsung terjun ke tengah-tengah situasi yang negatif, namun tetap perhatikan perilaku si kecil dan teman-temannya. Jika konflik masih tetap terjadi, mintalah si kecil untuk menjelaskan masalah yang ia hadapi tadi.
Berikan penjelasan yang mudah dimengerti dan ajarkan ia untuk memaafkan teman-temannya.
5. Perhatikan tindak-tanduk bullying
Ada perbedaan jelas antara saling mengejek dan bullying, tetapi keduanya bisa bertabrakan apabila kita terlambat mengatasinya. Berikan pengertian bahwa kata-kata dan tindakan bisa melukai orang lain secara mental dan fisik.
Berikan contoh nyata bahwa di dalam keluarga Anda tidak ada yang bertindak untuk saling menyakiti.
Hindari kalimat, “Apakah ada yang mengejek kamu hari ini?”.
Kalimat tersebut justru akan menurunkan rasa percaya diri si kecil, sehingga akan membuatnya enggan untuk bermain dan bersosialisasi lagi.
Baca juga: Temukan Foto Pernikahan Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan di Laci, Ruben Onsu dan Wendy Bongkar Rahasia
Baca juga: Sibak Situasi Hubungan Zaskia Gotik dan Mantan Istri Sirajuddin, Efek Postingan Imel PC Soal Aqila
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)