Wabah Corona

Kasus Omicron di Indonesia Hari Ini Tembus 254

Penambahan itu membuat total kasus Covid-19 dari varian Omicron di Indonesia juga melonjak menjadi 254.

Tayang:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia.Hari ini total kasus omicron mencapai 254 kasus. Mayoritas adalah pelaku perjalanan luar negeri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus Omicron di Indonesia terus bertambah. Hari ini total kasus omicron mencapai 254 kasus. Mayoritas adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Masyarakat  pun diimbau waspada dengan virus corona varian baru yang disebut menular lebih cepat dan menjadi konsentrasi Organisasi Kesehatan Dunia  alias WHO (World Health Organizazin.

Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengumumkan, ada 92 kasus baru Covid-19 akibat penularan varian Omicron pada Selasa (4/1/2022).

Penambahan itu membuat total kasus Covid-19 dari varian Omicron di Indonesia juga melonjak menjadi 254.

Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron Masuk Surabaya, Dua Orang Terpapar Setelah Berlibur di Bali

Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Peringkat 40 Dunia, Kini Jumlah Terinfeksi Mencapai 152

Dilansir dari Kompas.com, berdasarkan update kasus konfirmasi Omicron, Kemenkes mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021. Kini total kasus Omicron menjadi 254 kasus," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkes, Selasa.

Nadia mengatakan, dari 254 kasus Covid-19 dari varian Omicron, 239 kasus merupakan pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus merupakan transmisi lokal.

Ia mengatakan, mayoritas kasus varian Omicron masih didominasi dari pelaku perjalanan dari luar negeri.

"Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah hingga Senin (3/1/2022) mencatatkan 152 kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 16 Desember 2021.

Dari jumlah tersebut, 146 kasus Covid-19 dari varian Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri dan 6 kasus lainnya merupakan transmisi lokal.

Orang-orang mengantre untuk menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di sebuah pusat perbelanjaan di Banda Aceh pada 17 Juli 2021.
Orang-orang mengantre untuk menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di sebuah pusat perbelanjaan di Banda Aceh pada 17 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Budi mengatakan, dari 152 kasus Omicron, setengah dari pasien yang terpapar varian Omicron tidak memiliki gejala dan sisanya mengeluhkan gejala ringan.

"Mereka tidak butuh oksigen dan saturasinya masih diatas 95 persen. Sekitar 23 persen atau 34 orang sudah kembali ke rumah. Sampai sekarang tidak ada yang menbutuhkan perawatan serius di RS, cukup diberi obat dan vitamin," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Vaksin Pfizer Diizinkan untuk Booster Anak

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, pandemi virus corona belum berakhir dan tercatat jumlah kasus virus corona di dunia juga masih menunjukkan adanya peningkatan.

Melansir data Worldometers, jumlah kasus virus corona sampai dengan Selasa (4/1/2021) mencapai 292.263.592 kasus.

Jumlah korban yang meninggal akibat virus corona penyebab Covid-19 mencapai 5.464.499, dan pasien yang sembuh sebanyak 255.078.622.

10 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia

Amerika Serikat: 56.559.142 kasus, 848.007 meninggal dunia, dan 41.603.440 sembuh
India: 34.958.768 kasus, 481.893 meninggal dunia, dan 34.295.407 sembuh

Brasil: 22.305.078 kasus, 619.209 meninggal dunia, dan 21.567.845 sembuh
Inggris: 13.422.815 kasus, 148.893 meninggal dunia, dan 10.460.659 sembuh
Rusia: 10.554.309 kasus, 311.353 meninggal dunia, dan 9.548.076 sembuh

Perancis: 10.317.819 kasus, 124.212 meninggal dunia, dan 8.210.191 sembuh
Turki: 9.597.670 kasus, 82.795 meninggal dunia, dan 9.136.290 sembuh

Jerman: 7.235.135 kasus, 113.074 meninggal dunia, dan 6.478.600 sembuh
Spanyol : 6.667.511 kasus, 89.573 meninggal dunia, dan 5.099.647 sembuh
Italia: 6.396.110 kasus, 137.786 meninggal dunia, dan 5.133.272 sembuh.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Dunia 31 Desember 2021, Kasus Positif Corona Lebih 286 Juta Imbas Merebaknya Omicron

Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron Masuk Surabaya, Dua Orang Terpapar Setelah Berlibur di Bali

1. Update virus corona di Amerika Serikat

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Senin (3/1/2022) mengizinkan penggunaan Pfizer sebagai booster untuk anak-anak usia 12-15 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip Reuters, Food and Drug Administration (FDA) juga mengizinkan booster untuk anak usia 5-11 tahun yang mengalami gangguan kekebalan.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya lonjakan varian Omicron.

"Berdasarkan penilaian FDA terhadap data yang tersedia saat ini, dosis booster dari vaksin yang saat ini resmi dapat membantu memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap varian Delta dan Omicron," kata Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi FDA Peter Mark.

FDA menyebut mereka telah meninjau bukti di Israel mengenai keamanan pada lebih dari 6.300 orang berusia 12 hingga 15 tahun yang mendapat booster Pfizer 5 bulan usai penyuntikan dosis kedua.

Peorang petugas kesehatan Israel memberikan dosis vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 kepada seorang anak berusia delapan tahun di Layanan Kesehatan Clalit di Yerusalem pada 23 November 2021, saat Israel memulai kampanye vaksinasi virus corona untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun.
Peorang petugas kesehatan Israel memberikan dosis vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 kepada seorang anak berusia delapan tahun di Layanan Kesehatan Clalit di Yerusalem pada 23 November 2021, saat Israel memulai kampanye vaksinasi virus corona untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun. (AFP/MENAHEM KAHANA)

2. Update virus corona di Belanda

Jalanan yang sepi di Belanda, karena restoran, bar, dan toko-toko tutup sesuai aturan lockdown parsial di Amsterdam, Jumat (26/11/2021). Pemerintah memperketat pembatasan akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Belanda.

Jalanan yang sepi di Belanda, karena restoran, bar, dan toko-toko tutup sesuai aturan lockdown parsial di Amsterdam, Jumat (26/11/2021). Pemerintah memperketat pembatasan akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Belanda.(AP PHOTO/PETER DEJONG)

Sekolah dasar dan menengah di Belanda akan kembali digelar minggu depan meskipun negara itu saat ini tengah melakukan lockdown nasional.

Hal tersebut diumumkan oleh pemerintah Belanda pada Senin (3/1/2022).

Meski demikian pendidikan tinggi termasuk universitas, akan tetap ditutup untuk pembelajaran langsung.
“Di pendidikan vokasi, perguruan tinggi dan universitas pendidikan akan tetap online karena risiko peningkatan jumlah infeksi pada usia ini,” ujar penyataan pemerintah dikutip dari CNN.

Belanda telah melakukan lockdown sejak 19 Desember 2021 dalam upaya mencegah adanya varian Omicron.

Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23, Siap-siap Pendaftaran Dibuka Mulai Februari 2022

Baca juga: Kasus Omicron Indonesia Tembus 136 Kasus, Tambah 68 Kasus dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

3. Update virus corona di Chili

Mengutip CNN, Chili berencana untuk menawarkan suntikan vaksin keempat Covid-19 kepada warga berisiko tinggi pada Februari 2022.

Hal tersebut diumumkan oleh Presiden Chili Sebastian Pinera.

“Mungkin pada bulan Februari, atau bila perlu, kami akan memulai vaksinasi dengan dosis keempat, karena perhatian dan prioritas pertama kami adalah melindungi kesehatan dan kehidupan rekan-rekan kami,” kata Piñera.

Chili telah mulai menawarkan suntikan ketiga pada Agustus 2021.

Pemerintah Chili menyebut sekitar 86 persen atau 16,5 juta orang di Chili telah divaksin lengkap.

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) menyebur, Chili adalah salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia.

4. Update virus corona di Botswana

Presiden Botswana Mokgweetsi Masisi saat ini tengah melakukan isolasi mandiri setelah dites positif Covid-19.

Hasil tersebut diketahui setelah dari tes rutin yang ia lakukan.

“Presiden tidak menunjukkan gejala dan akan menerima pantauan medis dari para dokter,” ujar Juru Bicara Pemerintaah John Thomas Dipowe dikutip dari Reuters.

Wakil Presiden Slumber Tsogwane akan melaksanakan tanggung jawab presiden selama Masisi melakukan isolasi.

Kasus virus corona meningkat di Botswana sejak terdeteksinya Omicron akhir tahun lalu.

Meski demikian Pejabat Kesehatan mengatakan rawat inap tak mengalami lonjakan.

5. Update virus corona di Inggris

Pemerintah Inggris mengirimkan unit ventilasi dan alat tes Covid-19 ke sekolah-sekolah untuk memastikan sekolah nantinya bisa dibuka di akhir pekan meskipun kasus Covid-19 melonjak.

Nantinya siswa diizinkan kembali masuk sekolah dengan tetap memakai masker.

“Prioritasnya adalah menjaga sekolah tetap buka,” kata Menteri Pendidikan Inggris Nadhim Zahawi dikutip dari Aljazheera Senin (3/1/2022).

Omicron telah menyebabkan kasus virus corona di Inggris melonjak selama Natal dan Tahun Baru dengan 137.583 infeksi dan 73 kematinan dilaporkan pada Minggu.

Meski demikian saat ini tantangan sekolah tatap muka di Inggris adalah ketidakhadiran para guru dan staf pendukung.

“Ketersediaan guru dan staf pendukung juga menjadi titik tekanan utama bagi sekolah musim ini karena jumlah kasus Covid terus meningkat,” kata Sekretaris Jenderal Serikat Guru Inggris Patrick Roach. (Kompas.com/Tribunnews.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved