Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kinerja Pelaksanaan APBN Nasional dan di Kalsel Sama-sama Lampui Target

Menurut Kanwil DJPb Kalsel, pendapatan negara dari target Rp 9,8 triliun telah berhasil dilampaui targetnya 112,79 persen atau Rp 11,08 triliun.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Kalimantan Selatan (Kanwil DJPb Kalsel), Sulaimansyah, Senin (29/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Secara nasional, Kinerja Pelaksanaan APBN pada realisasi pendapatan negara mencapai Rp 2.003,1 triliun.

Melampaui target yang ditetapkan dalam APBN tahun 2021 (114,9 persen dari target atau tumbuh 21,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2020). 

Realisasi penerimaan perpajakan mencapai Rp 1.546,5 triliun (107,1 persendari target APBN 2021) atau  telah kembali pada level pra-pandemi pada tahun 2019 sebesar Rp 1.546,1 triliun.

Hal ini dipengaruhi  oleh membaiknya penerimaan pajak dari mayoritas sektor utama penyumbang penerimaan pajak, diikuti pemanfaatan stimulus perpajakan yang tinggi. 

Sementara itu, kinerja penerimaan cukai sebagai dampak kebijakan tarif cukai hasil tembakau, efektivitas pengawasan, serta peningkatan aktivitas ekspor dan impor.

Baca juga: Penghapusan Premium dan Pertalite Dibatalkan,  Warga Banjarbaru Ungkap Syukur

Baca juga: Cabai Rawit Menjadi Penyebab Inflasi di Kalsel Pada Desember 2021

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) didukung meningkatnya harga komoditas (minyak mentah, minerba, CPO) serta membaiknya layanan PNBP K/L seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. 

Realisasi penerimaan hibah mencapai Rp4,6 triliun, terutama berasal dari hibah dalam negeri langsung dan hibah luar negeri yang terencana pada Kementerian  dan Lembaga.

“Jadi, kalau sekarang pendapatan negara mencapai Rp 2.003,1 triliun, itu kita tumbuhnya 21,6 persen lebih tinggi dari APBN kita yang Rp 1.743,6 triliun. Tapi ini adalah suatu recovery dan rebound yang sangat kuat. Tahun lalu kontraksi 16 persen, terpukul telak oleh pandemi. Tahun ini masih ada pandemi dan masih terpukul akibat delta dan omicron. Namun, kami masih bisa tumbuh di 21,6 persen untuk memberikan perspektif,” terang Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam rilisnya. 

Lalu, bagaimana pelaksanaan APBN di Kalimantan Selatan (Kalsel)?

Menurut Kepala Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Kalimantan Selatan, Sulaimansyah, Selasa (4/1/2022), sejalan dengan capaian nasional, APBN di Kalsel tahun 2021 juga telah menunjukkan kerja kerasnya.

Baca juga: Abai Warning Ekspor Batu Bara Mentah, Tak Satupun Perusahaan Tambang di Kalsel Bikin Smelter

Baca juga: Harganya Kemahalan, Pedagang Kalsel Pilih Tak Jual Telur dari Jawa

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved