Breaking News:

Berita Batola

Pekan Depan Batola Mulai Vaksinasi Anak, Sasar 33.315 Orang

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) jadwalkan vaksinasi anak pada Senin depan, 10 Januari 2022.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Iustrasi-Siswa di SMPN 3 Marabahan saat mengikuti vaksinasi Covid- 19 dosis pertama. Selasa (2/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala jadwalkan vaksinasi anak pada Senin depan, 10 Januari 2022.

Hal ini sesuai hasil rapat koordinasi yang digelar beberapa hari lalu. Bahwa Batola telah memenuhi syarat dengan tercapainya vaksinasi minimal 70 persen untuk umum dan 60 persen untuk kategori lansia. 

Disampaikan Azizah Sri Widari, Kadinkes Batola, setidaknya ada 33.315 sasaran anak-anak yang berusia di usia 6-11 tahun. 

"Untuk teknis pelaksanaan, data anak dikumpulkan pihak sekolah untuk dilaporkan ke Puskesmas terdekat sebagai data dasar pemberian vaksinasi," terang Azizah. Jumat (7/1/2022). 

Baca juga: Vaksinasi Anak di Banjarbaru, Kadinkes : Peran Penting Sekolah Diperlukan Untuk Memberikan Pemahaman

Baca juga: Vaksinasi Anak, Dukung 100 Persen PTM di Tapin, BIN Distribusikan 1.500 Dosis Sinovac

Azizah pun mengatakan, peserta didik yang memenuhi syarat, tapi tidak bersedia divaksin, akan didata dan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

"Sesuai hasil rapat koordinasi dengan Bupati Batola, peserta didik yang kategori ini akan didekati secara persuasif," jelasnya. 

Untuk vaksinasi anak ini sendiri Bupati Batola telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/61/Set-Disdik tertanggal 6 Januari 2022.

Batola sendiri akan mengejar capaian vaksinasi dengan sasaran yang ditargetkan. Hingga Maret 2022 mendatang. 

Baca juga: Vaksinasi Anak di Kabupaten Banjar Segera Dilaunching, Targetkan 59.855 Sasaran

Mengenai kesiapan tersebut, untuk kesedian vaksin hingga kini masih terbilang aman jenis Sinivac. Dengan jumlah 10.000 dosis di Dinkes dan 3.000 dari Polres Batola. 

Adapun 20.000 dosis yang diperkirakan untuk menutupi juga sudah diusulkan melalui Dinkes Provinsi Kalsel agar disampaikan ke Kementerian Kesehatan. Supaya todak ada lagi kendala kosongnya stok vaksin. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved