Breaking News:

Berita Balangan

VIDEO Didakwakan Pidana Penggelapan, Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin Dinyatakan Bersalah

Hasil putusan sidang terdakwa Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tepat Kamis (6/1/2022) saat berkumandangnya adzan magrib pada wilayah Kabupaten Balangan dan sekitarnya, Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim yang memimpin sidang di Pengadilan Negeri Paringin.

Informasi hasil putusan sidang terhadap terdakwa Mantan Bupati Balangan periode 2016-2021 ini disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Balangan yang diutarakan Kasi Intel Kejari Balangan, Raj Bobby C F didampingi Jaksa Penuntut Umum Kejari Balangan, Muhammad Indra, Jumat, (7/1/2022).

"Hasil putusan sidang terdakwa Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara," ujar Raj Bobby.

Keterangan lebih lanjut terkait hasil sidang tersebut diteruskan oleh Muhammad Indra sebagai JPU.

Baca juga: VIDEO Melihat Tempat Pusat Oleh-oleh Khas Tabalong

Ucapnya, pada sidang yang digelar Kamis (6/1/2022) sekitar pukul 18.30 disampaikan putusan atas terdakwa Ansharuddin yang merupakan mantan Bupati Balangan periode 2016 hingga 2021.

"Dimana terdakwa ini dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana pasal 372 KUHP oleh Majelis Hakim dan dijatuhi pidana penjara selama satu tahun," ucap Indra.

Menerima putusan tersebut, baik Ansharuddin dan penasehat hukumnya langsung menyatakan banding saat persidangan.

Namun pihak JPU jelas Indra masih menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari ke depan.

Baca juga: VIDEO Menarik dan Cantiknya Kerajinan Rajut Hariatna di Banjarbaru

Sebagaimana diketahui, perkara yang disidangkan tersebut atau kasus yang diputus terkait laporan dari mantan Wakil Bupati Balangan, Syaifullah terhadap terdakwa yang merupakan mantan Bupati Balangan, Ansharuddin.

Adapun dalam dakwaan jaksa, bahwa terdakwa pada Hari Jumat tanggal 4 April 2014 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014, bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Balangan Kompleks Garuda Maharam di Paringin Kabupaten Balangan atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum PN Paringin, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, akibat perbuatan terdakwa, sehingga saksi/korban mengalami kerugian sebesar Rp200 juta.

(banjarmasinpost,co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved