Breaking News:

Banjir di Kaltara

Banjir Kiriman Malaysia Terjang Nunukan Kaltara, Ratusan Ayam Milik Warga Ikut Hanyut

Tiap tahun warga di pelosok perbatasan RI-Malaysia harus berhadapan dengan bencana banjir.

Editor: Eka Dinayanti
tribunkaltara
Kondisi banjir di Nunukan, belum lama ini. (HO/ Daud) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Banjir kiriman yang terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Kabupaten Nunukan cukup menyita perhatian publik.

Tiap tahun warga di pelosok perbatasan itu harus berhadapan dengan bencana banjir.

Bahkan warga sudah cukup beradaptasi dengan banjir kiriman Malaysia itu.

Namun kali ini BPBD Nunukan mencatat banjir yang terjadi sejak Selasa (04/01) dinihari itu, merupakan banjir terbesar sepanjang 6 tahun terakhir.

Ketinggian air memuncak hingga 10,5 meter dan merendam 6 kecamatan sekaligus.

Baca juga: Hari ini Wali Kota Palangkaraya Gelar Resepsi Pernikahan, Dimeriahkan Arakan Budaya

Baca juga: Resepsi Pernikahan Wali Kota Palangkaraya Persilakan Masyarakat Hadir dengan Prokes Ketat

Daud, warga Lumbis mengatakan, rumahnya yang terbilang dekat dengan sungai membuatnya sangat khawatir.

Pagi itu, Daud terpaksa harus ke sekolah lantaran harus menghadiri pertemuan awal tahun ajaran baru untuk para guru SMK di Kecamatan Sembakung Atulai.

Awalnya, ia tak ingin pergi karena khawatir bila harus meninggalkan istri dan anaknya yang masih berusia 1 tahun .

"Waktu saya bangun pagi, air baru mulai naik ke atas rumah dari arah belakang rumah. Saya jadi ragu mau hadiri pertemuan, tapi karena kewajiban sebagai guru, jadi mau tidak mau saya berangkat," kata Daud kepada TribunKaltara.com, Jumat (07/01/2022).

Daud mengaku, jarak rumahnya dengan sekolah cukup jauh.

Halaman
123
Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved