Breaking News:

Berita Kalbar

Bergejala DBD Sejak 4 Januari, Bocah 5 Tahun di Sintang Kalbar Akhirnya Meninggal Dunia

Serangan Demam berdarah Dengue (DBD) di di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat meminta nyawa seorang bocah

Editor: Hari Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Kodim Sintang
Babinsa Koramil 1205-09/Ketungau Tengah membantu proses pengangkatan jenazah IB, anak berusia 5 tahun yang meninggal dunia akibat DBD saat tiba di kediaman almarhum di Ketungau Tengah.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, SINTANG - Serangan Demam berdarah Dengue (DBD) di di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat meminta nyawa seorang bocah.

Setelah sempat di dilarikan ke Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang akibat Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti,   Ab (5) dinyatakan meninggal dunia.

Warga Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 8 Januari 2022 pukul 02.34 dengan diagnosa Dengue Shock Syndrome (DSS).

“Iya, benar (pasien DBD meninggal dunia),” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Darmadi dikonfirmasi Tribun Pontianak, Minggu 9 Januari 2022.

Baca juga: Warga Banjarmasin Harus Waspada dengan Penyakit DBD, 4 Pasien Meninggal

Baca juga: Kadinkes Banjarbaru Ingatkan Waspada DBD, Puncaknya di Januari-Februari

Dari informasi yang dihimpun Tribun Pontianak, anak laki-laki tersebut mulai merasakan gejala demam pada tanggal 4 Januari 2022. Lalu, pada tanggal 7 Januari dilarikan ke rumah sakit.

Sempat menjalani perawatan, nyawanya anak tersebut tak tertolong. IB dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 8 Januari 2022 pukul 02.34 dengan diagnosa Dengue Shock Syndrome (DSS).

Kematian IB, menjadi kasus DBD pertama yang meninggal dunia pada tahun 2022.

Sejak sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, terdampak banjir pada akhir tahun 2021 lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang mencatat, ada sekitar 80 kasus DBD.

Jumlahnya cenderung menurun. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada, terutama pada area lingkungan sekolah.

“Kami imbau masyarakat untuk waspada dengan DBD, karena ini penyakit endemis di Kabupaten Sintang. Segera bawa ke rumah sakit jika ada anggota keluarga yang demam agar mendapatkan pertolongan,” imbau Darmadi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved