Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Berupaya Bangkit, Pelaku UKM Kabupaten HST Masih Alami Kendala Pemasaran dan Permodalan

Pelaku UKM Kabupaten HST berharap dibantu pemkab dalam hal pemasaran dan memfasilitasi peminjaman tambahan modal untuk bangkit pasca pandemi Covid-19.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Pelaku usaha kecil menengah (UKM) memasarkan produk makanan nya di area Car Free Day, kawasan Lapangan Dw Warna, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (9/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), tergabung dalam Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN), berupaya bangkit dari keterpurukan di masa pandemi.

Selain meningkatkan kualitas produk, para pelaku UKM Kabupaten HST, Kalmantan Selatan (Kalsel), ini juga melakukan inovasi dan terus berkreasi dalam mengolah produk.

Khususnya untuk makanan olahan berbahan pangan lokal. para perajin di Kabupaten HST yang mayoritas perempuan kini mulai berani bersaing.

Beberapa ada yang berhasil menembus ritel, namun sebagian lagi masih terkendala di pemasaran.  

Seperti dialami Khairunnisa, perajin kue semprong dan keripik pare dari Desa Andang Kecamatan Haruya dan Vera Mustika, pembuat uyah acan serai non MSG, mi lidi waluh dan cilok dari Barabai yang tergabung di GKN Kabupaten HST.

Baca juga: VIDEO Masyarakat Kembali Aktif di Lapangan Dwi Warna Kota Barabai, Pelaku Usaha Kuliner Bergairah

Baca juga: Penghapusan Kelas Kepesertaan JKN Dibatalkan, ini Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku di Kalsel

“Meski sudah memasarkan produk melalui medsos, penjualan belum maksimal. Padahal untuk kualitas produk,   kami terus berupaya meningkatkan. Selain kualitas bahan dan rasa, kami juga mengikuti standar cara mengemas yang baik,” beber Khairunnisa kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (9/1/2022).

Selama ini, pemasaran masih terbatas di warung-warung atau pihak ke dua, sehingga keuntungan diraih tak maksimal.

Meski demikian, menurut Khairunnisa, kondisi saat ini lebih baik ketimbang semasa pandemi di tahun 2020-2021 ketika daya beli masyarakat yang menurun, membuat produk makanan camilan ikut terpukul.

Para perajin berharap Pemkab HST dapat memfasilitasi pengenalan produk melalui kegiatan expo baik pada saat hari jadi kabupaten ataupun even lainnya yang mendukung UKM.

“Dari Dinas Pedagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM, selama ini sudah memfasilitasi kami, antara lain dalam hal mendapatkan sertifikat halal. Termasuk memberi tempat di RTH Dwi Warna yang tiap Minggu anggota GKN Kabupaten HST disediakan tempat berjualan di ajang car free day. Alhamdulillah, lumayan membantu mengenalkan produk,” kata Vera Mustika.

Baca juga: Satu Jembatan Lagi Masih Konstruksi Darurat di Patikalain Kabupaten HST

Baca juga: Terdampak Angkutan Semen, Jalan Tanjung - Pantai Hambawang HST Alami Kerusakan Terparah di Kalsel

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved