Breaking News:

Berita Kalbar

Penyelundupan di Kalbar - Petugas Karantina Sita Ratusan Burung dari Truk Fuso di Pelabuhan Dwikora

ratusan burung ilegal diamankan petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak dari Pelabuhan Dwikora Pontianak

Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Sejumlah Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak saat mengamankan ratusan burung ilegal  tak bertuan di pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat 7 Januari 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak ratusan burung ilegal tak bertuan diamankan petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak dari Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat 7 Januari dini hari.

Berbagai jenis burung yang diamankan petugas, di tempatkan dalam sejumlah keranjang plastik dan dilakban menggunakan lakban berwarna coklat.

Joko Supriyatno, Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai karantina Pertanian kelas 1 Pontianak menyampaikan bahwa burung - burung itu diamankan dari sebuah truk fuso yang sudah masuk ke dalam kapal yang akan berangkat ke Semarang, Provinsi Jawa Tengah, kamis 7 Januari 2022 dini hari.

Burung - burung tersebut tidak di letakkan dalam bak truk, melainkan disimpan di kolong truk dalam upaya mengelabui petugas.

Baca juga: Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Burung Mahal Beraksi di Banjarmasin, Seekor Burung Dijual Rp20 Juta

Baca juga: Balai Karantina Tangani Penyelundupan Hewan ke Luar Kalimantan, Terbanyak Burung Dilindungi

Baca juga: Tim Penyelamatan Damkar Kotabaru Lepasliarkan Burung Elang yang Ditangkap Warga di Sungaitaib

Saat diamankan, dikatakan Joko sang supir dari truk tersebut tidak ada ditempat dan kabur, namun ia mengklaim pihaknya sudah mengatongi identitas dari sopir tersebut.

Dari hasil pendataan, terdapat 5 jenis burung yang akan di elundupkan ke Pulau Jawa dari Provinsi Kalimantan Barat, diantaranya burung kacer dengan total 157 ekor dan 1 sudah mati, burung Murai Batu berjumlah 36 ekor, Cucak Hijau berjumlah 55 ekor, Kapas tembak 2 Ekor dan Burung Beo 2 Ekor.

Dari 5 jenis tersebut Jenis Burung Cucak Hijau dan Beo yang masuk dalam satwa dilindungi.

"Diduga ini melanggar pasal 88 Undang - Undang Nomor 21 Tahun 2019 dimana ancaman pidana 2 tahun dan denda Rp2 miliar, dan burung yang dilindungi maka ini melanggar undang - undang konservasi sumber daya alam, nomor 5 tahun 1990,'' tegas Joko Supriyatno.

Lepas Liarkan

 Ratusan burung berbagai jenis tak bertuan di tempatkan dalam sejumlah keranjang plastik dan dilakban menggunakan lakban berwarna coklat berhasil diamankan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat 7 2022 Januari dini hari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved