Selebrita
Bakat Baru Kiano Baim Wong Terungkap, Paula Verhoeven Jadi Saksi Aksi Kakak Kenzo
Selain jago modeling seperti Baim Wong dan Paula Verhoeven, Kiano Tiger Wong juga punya bakat baru. Aksi kakak Kenzo Eldrago Wong itu buktinya.
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain jago modeling seperti kedua orangtuanya yakni Baim Wong dan Paula Verhoeven, Kiano Tiger Wong juga berbakat jadi penyanyi.
Baru-baru ini bakat tersebut terungkap, aksi kakak Kenzo Eldrago Wong bernyanyi pakai mikrofon terekam Baim Wong dan disaksikan langsung oleh Paula Verhoeven sendiri.
Kiano yang masih berusia 2 tahun sudah mulai gemar menunjukkan keahliannya. Bocah yang bersekolah PAUD tersebut juga sudah menjadi bintang iklan cilik di umurnya yang masih belia.
Masih kecil, namun sudah menghasilkan pundi-pundi uang.
Baca juga: Rahasia Amanda Manopo dan Arya Saloka Terkuak, Pantas Bisa Bangun Chemistry di Ikatan Cinta
Baca juga: Tak Tiru Raffi dan Nagita, Pengasuh Baby Leslar Diungkap Lesti Kejora dan Rizky Billar
Lantas seperti apa serunya Kiano Tiger Wong bernyanyi di hadapan Baim Wong dan Paula Verhoeven?
Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id, Senin (10/1/2022) momen tersebut terekam dalam video vlog tayangan kanal YouTube Baim Paula unggahan Minggu (9/1/2022).
Keponakan Chelzea Verhoeven tersebut mencoba menyanyikan lagu anak-anak seperti yang diajarkan oleh orangtua dan gurunya di sekolah.
Meski masih terbata-bata namun setidaknya Kiano sudah bisa bernyanyi sesuai nada.
“Reta api... reta api... tut tut tut, “ ucap Kiano.
Mendengar kalimat Kiano yang tidak jelas itu, Paula lantas bereaksi.
Baca juga: Komentar Krisdayanti Kala Ashanty Dihujat Sepulang dari Turki, Istri Raul Lemos Beri Pembelaan
Baca juga: Satu Ganjalan Venna Melinda Sebelum Menikahi Ferry Irawan Terkuak, Ibu Vania Bahas Momongan
“Oh kereta api, “ ucapnya.
Tak cuma itu, Kiano juga menyanyikan lagu Cicak di Dinding. Rupanya ia sudah tau beberapa lagu anak-anak yang populer.
“Kereta api... kereta api... kereta api... di dinding... kereta api... tut tut tut, “ sambung Kiano.
Perkembangan Kiano yang dari hari ke hari semakin pintar membuat Baim Wong senang.
Ya, meski belum fasih betul saat bernyanyi namun Kiano sudah cukup hapal lirik-lirik lagu itu.
Terbukti ketika ia sambung lirik dengan Baim, Kiano bisa melanjutkannya.
“Diam-diam merayap datang seekor nyamuk, “ ujar Baim.
Baim lantas menyodorkan mikrofon ke putranya dan si kecil yang lagi disuapi makan oleh sang suster langsung menyambung lirik lagu itu.
“Hap... lalu ditangkap, “ pungkasnya.
Simak video selengkapnya: Klik
Baca juga: Akhirnya Verrell Bramasta dan Natasha Wilona Direstui, Imbas Ivan Fadilla Bertemu Theresia di Dubai
Baca juga: Tindakan Enji Kala Bilqis Anak Ayu Ting Ting Ultah, Beda Jauh dengan Perlakuan Ivan Gunawan
Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini
Ketika anak sudah memasuki masa tumbuh kembang, maka orangtua harus jeli untuk mengenali minat dan bakatnya. Jangan sampai orangtua melewatkan masa-masa seperti itu.
Sebab, banyak di antara orangtua, khususnya yang baru memiliki anak, kurang paham akan hal semacam ini. Bahkan ada sebagian orangtua yang merasa anaknya tidak memiliki bakat apa pun.
Seharusnya, orangtua mengenali akan bakat dan minat anak sejak usia dini. Tentu harapannya bisa bermanfaat bagi orangtua untuk mengarahkan anak itu secara tepat dan sesuai usia.
Minat dan bakat yang dimiliki anak nantinya bakal menjadi life skill, yaitu kemampuan khusus untuk dapat bertahan hidup. Ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat hingga mereka dewasa.
Merangkum dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud RI, berikut disampaikan 5 cara untuk mengenali minat dan bakat anak sejak dini.
1. Diberi stimulus
Cara yang pertama ialah memberikan rangsangan pada anak untuk bisa lebih bereksplorasi terhadap diri dan lingkungannya.
Orangtua dapat memulainya dengan memberi kesempatan pada anak untuk mengenal berbagai macam bentuk kegiatan. Misalnya olahraga, hobi, dan jenis pekerjaan di sekelilingnya.
Itu bisa dilakukan dengan pendekatan yang ringan dan menyenangkan sesuai usia anak. Sebagai contoh, orangtua dapat mengajak anak ke lapangan untuk melihat berbagai macam jenis olahraga.
Atau bisa pula dengan menghadiri pertunjukan musik yang ramah anak, menyaksikan pentas-pentas kesenian atau dengan berjalan-jalan di taman bermain.
2. Tingkah laku diamati
Cobalah dengan mengamati tingkah laku anak. Jenis kegiatan apa anak merasa senang dan ingin mengulang untuk melakukannya lagi. Bahkan anak akan merasa tertarik sehingga selalu ingin tahu lebih banyak lagi.
Ini bisa dicontohkan, setelah beberapa kali diajak main di lapangan olahraga, anak merasa tertarik dengan sekumpulan orang yang bermain sepatu roda, maka orangtua dapat mengajak anak untuk lebih mengenal olahraga yang menarik perhatiannya itu.
3. Amati kecerdasan anak
Sebenarnya, setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing. Ada 9 jenis kecerdasan, yakni:
- kecerdasan linguistik (word smart)
- kecerdasan logika matematika (number smart)
- kecerdasan visual spasial (picture smart)
- kecerdasan kinestetik (body smart)
- kecerdasan interpersonal (people smart)
- kecerdasan intrapersonal (self smart)
- kecerdasan naturalis (nature smart)
- kecerdasan ekstensial (extential intelligence)
Adapun 9 kecerdasan ini sering disebut sebagai kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Teori ini dapat digunakan sebagai bahan acuan orangtua dalam menggali minat dan bakat anak.
Bisa saja seorang anak tidak cakap dalam berhitung tapi sangat lincah dalam gerak dan olah tubuhnya, sehingga ia sangat berbakat di kegiatan olahraga seperti senam atau kegiatan seni tari.
4. Beri ruang berekspresi
Kalau Anda sudah paham atau mengetahui bakat dan minat anak, maka langkah selanjutnya ialah memberikan ruang yang tepat agar bisa mengekspresikan kemampuannya.
Cobalah mendekatkan anak dengan orang yang ahli pada aktivitas yang ia sukai. Bergabung dengan perkumpulan yang sesuai bakat dan minat anak ini adalah salah satu cara memberikan ruang gerak aktif bagi mereka.
Selain itu juga bisa dengan mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai bakat dan minat, sehingga anak akan semakin percaya dengan dirinya.
5. Beri dukungan positif
Apapun yang dilakukan anak, maka Anda sebagai orangtua termasuk keluarga lain dan lingkungan agar memberikan dukungan positif.
Dukungan ini tentu punya peran besar dalam pemupukan minat dan bakat anak sejak dini. Selain itu, anak akan terus termotivasi untuk tumbuh secara optimal.
Baca juga: Lihat Kondisi Tubuh Robby Purba, Luna Maya Beri Komentar yang Dibalas Aksi Tiru Ariel NOAH
Baca juga: Rumah Baru Raffi Ahmad dan Nagita Segera Ditempati, Satu Ruangan Istana Ayah Rayyanza Bikin Salfok
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)