Breaking News:

Balai Karantina Ikan Banjarmasin

Ekspor Produk Perikanan Kalsel 2021 Naik 20 Persen

Kepala BKIPM Banjarmasin, Hafit Rahman, menyampaikan, tahun 2021 frekwensi ekspor produk perikanan asal Kalimantan Selatan sebanyak 559 kali pengirima

BALAI KARANTINA IKAN BANJARMASIN
Ekspor produk perikanan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (KIPM) Banjarmasin mencatat nilai ekspor produk perikanan Kalimantan Selatan tahun 2021 sebesar Rp 200,5 miliar.

Nilai ini naik sebesar 20 persen dari tahun 2020 yang mencapai Rp 167,6 miliar.

Kepala BKIPM Banjarmasin, Hafit Rahman, menyampaikan, tahun 2021 frekwensi ekspor produk perikanan asal Kalimantan Selatan sebanyak 559 kali pengiriman.

"Jumlah frekuensi ini naik sebanyak 92 persen jika dibanding dengan tahun 2020 yang hanya mencapai 291 kali pengiriman," sebutnya.

Terdapat 4 produk perikanan unggulan yang mendominasi volume ekspor tahun 2021, yaitu Live Crab, Frozen Shrimps, Frozen Cooked Shrimps dan Arowana Banjar Red.

Dari pencatatan data BKIPM Banjarmasin menunjukkan bahwa jumlah ekspor ikan hidup tahun 2021 sebanyak 1.293.866 ekor, terdapat lonjakan sebesar 3.865 persen dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 32.635 ekor.

Sementara itu, jumlah ekspor untuk produk frozen pada tahun 2021 sebesar 1.976,4 ton, nilai ini hanya naik 0,4 persen dibanding dengan tahun sebelumnya yang mencapai 1.969,1 ton.

Mengutip dari data yang sama, selama tahun 2021 sebanyak 1.288.761 ekor Live Crab di ekspor dari Kalimantan Selatan.

Kemudian, Frozen Shrimp sebanyak 1.676,5 ton, Frozen Cooked Shrimps sebanyak 222,3 ton dan Arowana Banjar Red sebanyak 5.010 ekor.

“Lima negara tujuan ekspor dominan produk perikanan asal Kalimantan Selatan selama tahun 2021 adalah China, Japan, United Kingdom, Taiwan dan Singapore,” rinci Hafit Rahman. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved