Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Beberapa Bahan Kebutuhan Pokok Mulai Ikut Menanjak di Pelaihari, Daging Ayam Ras Paling Tinggi

Beberapa jenis bahan kebutuhan pokok di Pelaihari mulai turut naik setelah sebelumnya minyak goreng, cabai, dan telur ayam ras yang lebih dulu melejit

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
PANTAU HARGA - Petugas Diskopdag Tala mengecek harga di Pasar Pelaihari, beberapa hari lalu.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Naiknya harga bahan pangan belum berakhir. Bahkan kini beberapa jenis barang mulai turut naik setelah sebelumnya minyak goreng, cabai, dan telur ayam ras yang lebih dulu melejit.

Data dihimpun banjarmasinpost.co.id, Selasa (11/1/202), ada sekitar delapan jenis bahan pangan yang mengalami kenaikan harga.

Paling tinggi kenaikannya yakni daging ayam ras, semula Rp 40 ribu per kilogram sejak Senin kemarin naik menjadi Rp 55 ribu.

Kalangan ibu rumah tangga di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), pun gundah karenanya. "Pusing jadinya kalau pada naik begini. Apalagi anak saya paling suka lauk ayam goreng kalau makan," ucap Masniah, warga Atuatu, Pelaihari.

Baca juga: Telur dan Cabai di Kalsel Mulai Turun, Giliran Harga Ayam Naik Signifikan

Baca juga: Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Pemilik Kedai Gorengan Pelaihari ini Pasrah Pendapatan Susut

Ia mengaku terkejut ketika belanja di Pasar Pelaihari mendapati harga daging ayam ras naik signifikan. "Pas cuma bawa uang Rp 150 ribu. Terpaksa gak jadi beli tepung dan margarin untuk bikin kue," tandasnya.

Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tala Myrna Fahrina mengatakan berdasar pantauan harga di Pasar Pelaihari, memang ada sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan harga.

Selain daging ayam ras, beberapa bahan pangan lainnya yang mengalami kenaikan pada pemantauan Senin kemarin yakni gula pasir Rp 14 ribu dari semula Rp 12.500 per kilogram.

Ayam kampung Rp 80 ribu dari semula Rp 75 ribu per kilogram.

Tepung terigu semula Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 8.500, Kacang hijau semula Rp 22 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilogram, ikan peda semula Rp 35 ribu menjadi Rp 40 kilogram.  Lalu, ikan haruan semula Rp 65 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu.

Sedangkan minyak goreng tetap mahal yakni Rp 19 ribu untuk jenis biasa dan sekitar Rp 22-23 ribu untuk merek ternama, dan minyak goreng curah sekitar Rp 18 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved