Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Banjir di Kalsel - Sungai Pinang Terdampak, Warga Pengaron Kabupaten Banjar Waspada

Banjir di Kalsel. Luapan air sungai berdampak pada warga di Kecamatan Sungai Pinang dan kondisi ini membuat warga Pengaron Kabupaten Banjar waspada.

Penulis: Aya Sugianto | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Banjir di Kalsel. Luapan air sungai menerjang beberapa desa di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (11/1/2022).

Seperti di Desa Rantau Nangka dan Belimbing, Kecamatan Sungai Pinang, genangannya setinggi pinggang orang dewasa. Di dataran agak rendah, banyak rumah yang tenggelam.

Kondisi itu membuat warga di kecamatan tetangga, yaitu Kecamatan Pengaron, menjadi sangat waspada.

Pasalnya, banjir yang melanda di Kecamatan Sungai Pinang airnya akan turun ke Kecamatan Pengaron. Malah, beberapa kawasan sudah terendam, termasuk Jalan Kenanga.

Baca juga: Banjir di Kalsel - Tiga RT Terendam di Jalan Tonhar Landasan Ulin Kota Banjarbaru

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel, Sebanyak 40 Rumah Warga Tonhar Kota Banjarbaru Terendam

Air kiriman yang terus naik hingga lutut orang dewasa membuat warga mulai resah dan sebagian mulai mengevakuasi barang-barang,peralatan elektronik, ketempat yang lebih tinggi.

Kendaraan bermotor yang nekat menembus banjir, mengakami mogok.

Salah satu warga, Asman, mulai menaikkan barang-barang di rumahnya  "Antisipasi dulu, takut tiba-tiba air cepat naiknya," ungkapnya.

Sebagai antisipasi akan kenaikan air, Kepala Polsek Pengaron, Ipda Sahril, dan Babinsa Pengaron, Serda Marianto, juga Camat Pengaron Alifuddin, datangilokasi bencana dan memantau kawasan yang mulai terendam.

Baca juga: Banjir di Kalsel - Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Kecamatan Sungai Pinang Putus

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel Dapur Rumah Warga di Belimbing Lama Kabupaten Banjar Terseret Arus Banjir

"Beberapa tempat mulai terendam akibat kiriman air dari atas. Kami mengimbau warga supaya waspada. Kalau mau evakuasi barang, silakan, untuk jaga-jaga. Kami juga sudah kordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjar dan selalu memberikan laporan terkini," ungkap Alifuddin.

(Banjarmasinpost.co.id/Aya Sugianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved