Breaking News:

Berita HSS

Dapur Rumahnya Hancur Ditimpa Pohon Roboh, Janda Dua Anak di HSS Ini Khawatirkan Satu Pohon Lagi

Satu pohon tumbang mengenai rumah Musjalifah (39) warga Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan  (HSS)

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Satu pohon tumbang mengenai rumah Musjalifah (39) warga Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan  (HSS) pada Selasa (11/1/2022) lalu.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Satu pohon tumbang mengenai rumah Musjalifah (39) warga Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan  (HSS) pada Selasa (11/1/2022) lalu. 

Musjalifah mengatakan, pada saat insiden robohnya pohon ia sedang tidak ada di rumah. 

Ia saat  itu sedang berjualan. Sementara anak pertamanya sedang berada di kamar depan.

"Beruntung robohnya pohon tersebut hanya mengenai bagian dapur rumahnya,"Katanya.

Baca juga: NEWSVIDEO: Lalu Lintas di Jalan Poros Martapura Sempat Macet Akibat Pohon roboh

Baca juga: Tertimpa Pohon Roboh di Baturaja, Bidan di Sumsel Tewas Saat Bertugas

Baca juga: Angin Kencang di Kalsel : Rusak 16 Rumah di HSS, 19 KK Terdampak

Diceritakannya, pohon kelapa tersebut sudah lama hendak roboh. Namun, baru roboh pada Selasa.

Robohnya pohon tersebut, selain karena usia juga karena diterjang angin yang kencang pada malam harinya.

Sehingga ketika roboh batang pohon yang lapuk  juga tak mampu menyangga dan roboh di rumah Musjalifah. 

Sebenarnya itu bukan pohon miliknya. Pohon itu milik tetangganya. Musjalifah juga tak meminta ganti rugi kepada pemilik pohon mengingat sang pemilik tua dan orang tak punya. 

"Sama-sama tidak punya. Kami tidak tega," katanya. 

Selain itu masih ada satu pohon lagi yang menurutnya membahayakan kediamannya.

Ia pun berencana membeli pohon itu kepada pemiliknya agar bisa ditebang. 

"Nanti kami tanya. Buat sekalian ditebang," jelasnya. 

Dibeberkannya, jika ia hanya mengandalkan penghasilan dari serabutan.

Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon dan Timpa Atap Rumah di Tapin

Apalagi, ia seorang janda dan harus menghidupi dua anaknya. 

"Perkara dapur sementara pakai terpal. Tadi ada BPBD melaksanakan verifikasi semoga bisa dapat bantuan. Sehari sebelumnya juga dapat bantuan dari Dinas Sosial," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved