Breaking News:

Superball

Disanksi Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel di Ajang Piala Soeratin U-17,  Persebaru Beri Jawaban

Persebaru Banjarbaru berikan tanggapan terkait sanksi yang diberikan Komisi Disiplin Asprov PSSI di ajang Piala Soeratin U17 Zona Kalsel. 

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/AMIRUL YUSUF
Persebaru Banjarbaru U-17 (merah) menghadapi Kotabaru FC U-17 dalam laga pembuka Grup A Piala Soeratin Zona Kalsel di Lapangan Sepak Bola Kayutangi, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Persebaru Banjarbaru berikan tanggapan terkait sanksi yang diberikan Komisi Disiplin Asprov PSSI di keikutsertaannya dalam ajang Piala Soeratin U17 Zona Kalsel. 

Dalam surat resmi tertanggal 12 Januari 2022 yang ditandatangi Ketua dan Sekretaris, Wartono SE dan Windi Novianto ST, Persebaru menyatakan menolak surat keputusan dan sanksi tersebut. 

Alasannya, keputusan yang dikenakan PSSI terhadap Persebaru, dianggap tidak sesuai dan tidak memenuhi pasal yang disebutkan. 

"Persebaru Banjarbaru tidak melanggar pasal yang disebutkan." Begitu bunyi poin pertama dalam surat Jawaban Persebaru Banjarbaru. 

Baca juga: Mainkan Pemain Ilegal di Piala Soeratin, Persebaru U-17 Disanksi Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel

Baca juga: VIDEO Persebaru Pimpin Klasemen Grup A Piala Soeratin U17

Selanjutnya menurut Persebaru, pasal yang dikenakan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Bunyi pasal yang dikenakan menggunakan kata "DAN". 

Artinya secara bahasa hukum, pasal tersebut merupakan satu kesatuan kalimat yang harus dipenuhi secara utuh. 

"Sementara, Persebaru Banjarbaru tidak dalam kondisi memenuhi utuh kalimat pasal tersebut," tegas Wartono dan Windi dalam surat tersebut. 

Dijabarkannya, pemain-pemain Persebaru tidak bermain untuk dua klub yang berbeda sebagaimana
yang disebutkan. Karena posisi para pemain telah melakukan proses perpindahan secara benar sesuai regulasi.

Hal tersebut dibuktikan dengan dokumen surat keluar pemain dari klub lama, surat penerimaan pemain dari Persebaru Banjarbaru, bahkan ada sertifikat pengesahan dari PSSI. 

"Kalaupun dianggap telah bermain di dua klub berbeda, pasalnya itu bersambung dengan kata; DAN tidak sesuai dengan ketentuan perpindahan pemain secara benar sesuai regulasi. Nah, kita Persebaru melakukan perpindahan pemain dengan benar. Sehingga pasal itu tidak bisa dikenakan," tandas Wartono.

Baca juga: Peseban U17 dan Kotabaru FC U17 Lakoni Partai Hidup Mati Grup A di Piala Soeratin U17 Zona Kalsel

Kemudian disebutkan, keikutsertaan Persebaru mengacu pada regulasi yang dikeluarkan oleh Asprov PSSI Kalsel. Dimana pada poin 4 disampaikan; Pendaftaran Klub, Pemain, dan Official melalui SIAP. 

"Persebaru Banjarbaru melalui SIAP, dinyatakan SAH 100% oleh PSSI Pusat sebagaimana bukti terlampir," tulis Wartono dan Windi di poin terakhir dengan melampirkan bukti-bukti pengesahan dan sertifikat perpindahan pemain. 

Dengan kondisi ini, Persebaru berharap PSSI dapat mengoreksi keputusannya, serta menganulir surat yang telah dikeluarkan. (Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved