Breaking News:

Berita Tanahbumbu

VIRAL Tawuran Pelajar di Kebun Karet Kabupaten Tanbu, Berdamai di Polsek Sungai Loban

Dua kelompok remaja tawuran dipertemukan di Polsek Sungai Loban, Kabupaten Tanbu, Kalsel, janji tidak mengulang dan melanggar siap dihukum.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
TANGKAPAN LAYAR/POLSEK SUNGAI LOBAN
Foto kiri -Tawuran pelajar di perkebunan karet Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (10/1/2022). Proses perdamaian kelompok pelajar di Polsek Sungai Loban, Selasa (11/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sempat viral di media sosial tentang 2 kelompok remaja tawuran di kebun di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan.

Belakangan diketahui, lokasi kejadian tawuran itu masuk Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanbu, Provinsi Kalsel.

Polisi pun turun tangan, hingga akhirnya dapat menemukan kedua kelompok yang bertikai. 

Mereka kemudian dipertemukan di Polsek Sungai Loban dan akhinrya bersepakat berdamai, Selasa (11/1/2022). 

Kapolres Tanahbumbu AKBP Tri Hambodo SIK, melalui Kasi Humas, AKP H Made Rasa, didampingi Kepala Polsek Sungai Loban, AKP Abdul Halim, Rabu (12/1/2022) membenarkan pertemuan tersebut.

Baca juga: Dua Kapolsek di Tanahbumbu Bergeser, AKP H Tony Kembali ke Bumi Bersujud

Baca juga: Narkoba Kalsel - Miliki Sabu, Warga Tanbu Diringkus Satresnarkoba Polres Kotabaru

"Dengan adanya permasalahan yang terjadi antara pelajar di kebun karet jalan poros Desa Sari Mulya yang viral di medsos saat Senin, 10 Januari 2022 sekitar pukul 16.30 Wita, telah diadakan pertemuan dan dilaksanakan perdamaian antar pelajar SMPN 1 Sungai Loban yang saat itu melaksanakan tawuran, " katanya. 

Pertemuan tersebut dipimpin Kanitreskrim Polsek Sungai Loban, Ipda Badaruddin, dihadiri Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Dwi Marga Utama, Sekdes Sungai Loban, Kepala SMPN 1 Sungai Loban, Kepala SMAN 1 Sungai Loban, Kepala Desa Damar Indah. 

Selain itu, menghadirkan dua kelompok yang berselisih, antara RN (pihak pertama) dan AH (pihak kedua), bersama keluarga masing-masing.

"Hasil yang disepakati, pihak pertama dan pihak kedua sepakat melaksanakan permasalahan tersebut secara musyawarah atau secara kekeluargaan, " kata AKP H Made. 

Keduanya saling memaafkan dan kedua belah pihak tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari.

Baca juga: Jalan Menuju Wisata Goa Liang Bangkai Mantewe Dikeluhkan, Begini Penjelasan Kadis Pariwisata

Baca juga: Destinasi Wisata Alam Batu Basuhud Karang Bintang di Kabupaten Tanahbumbu, Ada Gua-gua Kecil Eksotis

Pihak pertama dan pihak kedua, beserta keluarga , atas kejadian tersebut tidak ada saling dendam di kemudian hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang melanggar hukum.

"Keduanya tidak saling menuntut kerugian atas kejdian tersebut. Namun, apabila kedua belah pihak melanggar kesepakatan perjanjian tersebut, maka kedua belah pihak bersedia diproses sesuai hukum yang berlaku," imbuhnya.

Ditambahkan AKP Abdul Halim, permasalahan keduapihak merupakan kenakalan remaja yang emosinya masih tidak stabil. 

"Mereka panas-panasan, saling bully, sehingga terjadi perkelahian. Tapi sekarang sudah aman, sudah berdamai, " katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved