Breaking News:

Berita Banjarmasin

Hari Pertama Layanan Booster Vaksin Covid-19, Puskesmas Cempaka Banjarmasin Diserbu Lansia

Sebanyak 48 orang lansia dapat vaksinasi booster di Puskesmas Cempaka Banjarmasin dan warg lansia lainnya di rumah dilayani petugas kesehatan.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Pelayanan booster vaksin Covid-19 untuk warga lansia di Puskesmas Cempaka, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  BANJARMASIN - Petugas Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin membuka pelayanan booster vaksin Covid-19 untuk warga lansia, Kamis (13/1/2022).

Hari pertama pelayanan booster vaksin Covid-19 di Puskesmas Cempaka ini pun ternyata cukup mengundang antusias para lansia.

Hari pertama membuka pelayanan booster vaksin Covid-19 , Puskesmas Cempaka berhasil memvaksin hampir 50 orang lansia.

"Hari ini memang pertama membuka layanan booster,  totalnya 48 warga lansia," ujar Kepala Puskesmas Cempaka Banjarmasin, drg Emma Aneswati.

Baca juga: Seniman Kalsel Berharap Banjarmasin Miliki Ruang Seni Pertunjukan

Baca juga: KalselPedia - Kepala Ombudsman Kalsel Hadi Rahman

Dia menambahkan, antusias lansia untuk mendapatkan booster vaksin Covid-19 ini terbilang tinggi karena sejak pagi sudah ada yang mengantre.

"Kami membuka pelayanan dari pukul 08.00 Wita, tapi sebelum itu sudah ada yang datang atau saat kami masih apel. Jadi sejak pagi Puskesmas Cempaka sudah diserbu lansia yang ingin mendapatkan booster vaksin ini. Kami  pun baru mengumumkannya tadi pagi juga di Instagram," jelasnya.

Dijelaskan oleh drg Emma, wara lansia yang melakukan booster vaksin tersebut juga ada didapat dalam kegiatan di lapangan.

"Kami juga melaksanakan vaksinasi untuk lansia dosis pertama secara door to door dan tadi ada satu orang yang mau booster vaksin," katanya.

Baca juga: Baznas Banjarmasin Launching Program Peduli Lansia

Baca juga: Pembangunan Bendungan di Kalsel Diminta Menteri LHK untuk Segera Dilaksanakan

Mengenai jenis vaksin yang dijadikan booster tersebut, drg Emma menerangkan, adalah Astrazaneca.

"Untuk yang dosis pertama dan keduanya pakai Sinovac, maka bisa dibooster dengan Astrazaneca dan Pfizer. Kebetulan untuk Pfizer dipriorotaskan untuk vaksin kedua. Jadi, kamipakai Astrazaneca," pungkasnya

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved