Breaking News:

Berita HSU

Pakai Bahu Jalan A Yani untuk Berjualan, Pedagang Tanaman di HSU Beberapa kali Didatangi Satpol PP

Pedagang tanaman di HSU memanfaatkan bahu jalan A Yani untuk berjualan. Satpol PP pun turun memberikan pengertian pada para pedagang

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Gunakan Bahu Jalan A Yani untuk Berjualan, Pedagang Tanaman Ini Beberapa kali Didatangi Satpol PP. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Untuk menertibkan lalu lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memasang beberapa marka jalan seperti larangan parkir di jalan A Yani yang lokasinya tak jauh dari Kantor Bupati HSU dan Taman Putri Junjung Buih. 

Marka jalan dilarang parkir di jalan tersebut setiap hari Kamis dan minggu justru digunakan untuk tempat berjualan tanaman oleh pedagang.

Rahmani salah satu pedagamg mengatakan meskipun sudah ada tanda dilarang parkir namun untuk hari kamis dan minggu diberikan izin. 

Rahmani menambahkan dirinya memang beberapa kali didatangi Satpol pp. Namun, hanya diberikan imbauan agar tidak menggunakan bahu jalan terlalu banyak. 

Baca juga: VIDEO Pedagang Tanaman di Seputaran Taman Junjung Buih Amuntai

Baca juga: Tips Gampang Rawat Bunga Aster, Pedagang Tanaman Hias di Pal 7 Kertak Hanyar Ini Ungkap Caranya

"Kami menata tanaman juga tidak terlalu ke tengah, pengunjung yang mampir juga diminta parkir tidak depan tanaman agar tidak menggunakan badan jalan," ungkapnya.

Sejauh ini dirinya mengatakan belum pernah sampai terjadi kemacetan karena adanya penjual tanaman.

Sebagian warga HSU juga mengetahui bahwa di hari pasar yaitu hari Kamis dan minggu terdapat banyak pedagang dipinggir jalan sebelum menuju pasar induk Amuntai. 

Terpisah Plt Kasatpolpp HSU Hanafi mengatakan penataan pedagang yng menggunakan bahu jalan untuk berjualan terus dilakukan.

Baca juga: Pedagang Tanaman Hias Mengeluh, Pendapatan Turun Sejak Pandemi Corona

Memberikan mereka pengertian untuk tidak menggunakan bahu jalan terlalu banyak hingga mengganggu lalu lintas. 

"Tidak meninggalkan perlengkapan berjualan dipinggir jalan, kami terus melakukan sosialisasi namun jika imbauan tidak dihiraukan kami bisa melakukan pengangkutan," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni kurniawati)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved