Breaking News:

Berita Banjarmasin

Perkara Dugaan Korupsi di PT Pos Kabupaten Kotabaru Dilimpahkan ke PN Banjarmasin

Dua orang mantan pejabat Kantor PT Pos di Kabupaten Kotabaru ditahan di Lapas Banjarmasin dan kasus dugaan korupsinya akan disidang di PN Banjarmasin.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Kepala Kantor Pos Cabang Pantai, Didi Ansari, dan kepala Kantor Pos Cabang Tanjung Batu, Sapriadi, sama-sama di wilayah Kabupaten Kotabaru, saat ditahan Kejaksaan Timggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) terkait dugaan korupsi, Kamis (2/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel),  melimpahkan dua perkara dugaan korupsi penyelewengan dana.

Masing-masing, kasus di PT Pos Indonesia Cabang Pantai dan PT Pos Cabang Tanjung Batu, Kabupaten Kotabaru, ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Juru Bicara PN Banjarmasin, Aris Bawono Langgeng, Kamis (13/1/2022)., mengatakan, Ketua PN Banjarmasin telah menunjuk Majelis Hakim pemeriksa dan pengadil perkara tersebut. 

"Ketua Majelis, Hakim Jamser Simanjuntak, anggota Majelis Akhmad Gawi dan Arief," kata Aris, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Perkara Korupsi PT Pos Cabang Kotabaru ke Pengadilan Diserahkan ke JPU, Segera Limpah ke Pengadilan

Baca juga: Korupsi Kalsel :  Dua Tersangka Korupsi PT Pos di Kotabaru Ditahan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin 

Perkara dugaan korupsi tersebut terdaftar di PN Banjarmasin dengan nomor perkara yaitu 1/Pid.Sus-TPK/2022/PN Bjm dengan terdakwa Mantan Kepala Kantor Pos Cabang Pantai, Didi Ansari.

Sedangkan untuk terdakwa Mantan Kepala Kantor Pos Cabang Tanjung Batu, Sapriadi, terdaftar dengan nomor perkara 2/Pid.Sus-TPK/2022/PN Bjm. 

Kedua perkara ini kemungkinan akan disidangkan secara bersama-sama di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Jalan Pramuka, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel. 

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum pada perkara tersebut dijadwalkan digelar Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Kejati Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana PT Pos di Kotabaru, Aspidsus Sebut Tidak Ada Tersangka Lain

Baca juga: Ditahan Kejati Kalsel, Begini Modus Dugaan Tipikor Dua Oknum Pegawai PT Pos di Kotabaru

Pada dakwaan primair, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Didi Ansari dengan Pasal 2 ayat (1) junto  Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto  Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan Sapriadi didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada dakwaan primair. 

Diketahui, kedua terdakwa terjerat kasus korupsi dan telah ditahan di Lapas Banjarmasin sejak Kamis (2/9/2021), saat dilakukan penyidikan oleh penyidik pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel). 

Kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi di perusahaan berplat merah tempat mereka bekerja itu dan menyebabkan kerugian negara ditaksir lebih dari Rp 3 miliar.

Baca juga: Kejati Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana PT Pos di Kotabaru, Aspidsus Sebut Tidak Ada Tersangka Lain

Baca juga: BREAKING NEWS Kejati Kalsel Tahan Dua Tersangka Korupsi di Pos Indonesia dari Kotabaru

Sejumlah cara diduga dilakukan kedua tersangka, termasuk transaksi fiktif program tabungan eBatarapos dan penggunaan uang di luar prosedur pada masing-masing Kantor Cabang PT Pos Indonesia tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved