Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sebanyak 70 Lukisan Pelukis Kalsel 'Mubazir', Disarankan Dipajang di Hotel

Pelukis senior sarankan karya lukis di Balai Budaya supaya dipajang di lorong Hotel, Siring Tendean atau Balai Kota Banjarmasin supaya ada yang beli.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Lukisan karya pelukis Kalimantan Selatan yang dititipkan di gudang Bengkel Lukis di Kota Banjarmasin, Kamis (13/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lebih 70 lukisan karya pelukis berada di Bengkel Lukis Solihin di Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin

Terlihat beberapa lukisan ukuran besar dan kecil didirikan berbaris dan ada pula diletakkan di gantung di atas.

"Lukisan ini dititipkan teman-teman karena malas membawa pulang ke rumah. Lukisan ini ada yang dibikin era tahun 1990-an hingga sekarang," papar Fahmi, pelukis senior Kalsel, kepada Banjamasinpost.co.id, Kamis (13/1/2022).

Ditambahkannya, lukisan yang dititipkan disin ada orangnya sudah meninggal dunia seperti Ardiansyah, Norman, Sebastian. "Bila dibiarkan disini, sangat disayangkan, bisa dimakan rayap," ujar Fahmi.

Baca juga: Perkara Dugaan Korupsi di PT Pos Kabupaten Kotabaru Dilimpahkan ke PN Banjarmasin

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Diduga Laka Tunggal, Warga Jaranih Tewas Terkapar di Jalan Pajukungan HST

Sebenarnya, lanjut pensiunan guru SMAN 1 Banjarmasin ini, ada jalan keluar, yaitu dengan 'dititipkan' di hotel-hotel di Kota Banjarmasin.

"Di hotel biasanya ada lho lorong-lorong jalan. Tak ada salahnya lukisan yang di sini, di pajang di hotel. Jadi, secara tak langsung, sepertipameran lukisan. Siapa tahu ada tamu yang tertarik beli lukisan dengan nuansa kedaerahan,  sehingga menambah penghasilan pelukis," tandasnya.

Selain di hotel, bisa juga dpajang di Gedung Siring Piere Tendean atau diletakkan di Balai Kota Pemko Banjarmasin.

"Siapa tahu, tamu yang tertarik lukisan itu ingin membelinya. Kami sangat berharap pemerintah daerah memfasilitasi karya lukisan pelukis Banua ada pembelinya," imbuh Fahmi.

Baca juga: Pasca Hujan Deras, Genangan Air Terjadi di Jalan A Yani KM 1 Banjarmasin

Baca juga: Banjir di Kalsel, Warga Terdampak di Simpangempat Kabupaten Banjar Mengungsi ke Kebun Karet

Bila ingin melaksanakan pameran lukisan, sangat jarang diadakan. Kalau pun ada pagelaran, tak ada pembelinya karena kalangan pengusaha dan pejabat tidak datang.

Contohnya, pameran tunggal Nanang M Yus yang digelar sejak 9 Januari hingga 19 Januari 2022, tidak ada terjual.

"Sampai saat ini tidak ada yang berminat beli lukisan saya di pameran ini," imbuh Nanang.

Menurut dia, itu sudah menjadi kenyataannya. "Aku memang sudah siap dengan kondisi seperti in," kata pelukis senior Banua tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved