Breaking News:

Berita Tabalong

Sering Turun Hujan, Debit Sungai Tabalong Kalsel Mulai Alami Peningkatan

Dibandingkan empat hari lalu, berdasarkan pantauan dari atas Jembatan Selongan, Kecamatan Tanjung, air Sungai Tabalong, Kalsel, terlihat lebih dalam.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Sungai Tabalong yang mengalir di bawah Jembatan Selongan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada peningkatan debit air Sungai Tabalong, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/1/2022).

Dibandingkan empat hari lalu, saat ini berdasarkan pantauan dari atas Jembatan Selongan, Kecamatan Tanjung, terlihat air sungai memang lebih dalam.

Bukan hanya ada terjadi peningkatan kedalaman, air Sungai Tabalong nampak terlihat keruh kecokelatan dengan arus yang lumayan.

Meski ada peningkatan debit air, dari informasi yang didapat hingga sekarang belum ada dilaporkan kawasan yang terdampak banjir.

Baca juga: Murid SDN 2 Tanjung Kabupaten Tabalong Semangat Ikuti Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 13 Januari 2022, Berikut Daftar Wilayah Didominasi Diguyur Hujan

Seperti beberapa lokasi langganan banjir di wilayah Kecamatan Murung Pudak, hingga saat ini belum ada yang tergenang air sungai.

Camat Murung Pudak, Rahmatullah Putra Perdana, saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022) siang, membenarkan meski kedalaman air sungai alami peningkatan, tapi belum ada daerah di wilayahnya yang terdampak banjir.

Adanya kenaikan debir air sungai ini berdasarkan pemantauannya mulai terjadi sejak Selasa (11/1/2022) malam.

"Di lokasi pengukuran tinggi air di Kelurahan Belimbing Raya saat dicek pagi tadi di angka level 7,1 meter," katanya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai, Bupati Tabalong Sebut Tak Sekadar Mencapai Target

Baca juga: Banjir di Kalsel, Warga Terdampak di Simpangempat Kabupaten Banjar Mengungsi ke Kebun Karet

Sedangkan apabila dalam kondisi normal, kedalaman air di titik pengukuran tersebut berkisar di level angka 5 meter.

Daerah langganan banjir di wilayahnya seperti di Pangkalan Pamasiran akan terdampak apabila kedalaman air sungai mencapai level di angka 9 meter.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved