Breaking News:

Berita Tapin

Tunggu Keputusan Gunakan Jalan Nasonal di Kalsel, Massa Gelar Syukuran di Tapin

Massa Asosiasi Sopir dan Tongkang Angkutan Batu Bara tunggu keputusan Pemprov Kalsel izin lintasi Jalan Trans Kalimantan karena jalan hauling ditutup.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Situasi di Jalan Hauling Km 101, Desa Suato Tatakan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Massa dari Asosiasi Sopir dan Tongkang Angkutan Batu Bara menggelar syukuran makan bersama, Kamis (13/01/2021).

Lokasinya, di dekat  jalan underpass hauling Km 101, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Syukuran yang mereka laksanakan ini sambil menunggu hasil keputusan dari pemeirntah provinsi, terkait izin melintas di jalan nasional (crossing) atau Jalan Trans Kalimantan

Perwakilan Pekerja Angkutan Tongkang Kanal PT Antang Gunung Meratus (AGM), Safi'i, mengatakan,para sopir angkutan batu bara ini akan melakukan crossing atau melintasi Jalan A Yani terseebut. 

Baca juga: Prioritaskan Pasokan Batu Bara untuk Kelistrikan di Kalsel, PT TCT Bersedia Lakukan Ini

Baca juga: Polemik Penutupan Jalan Hauling Tapin, Polda Kalsel Segera Panggil Manajemen Dua Perusahaan Batubara

"Sedang dalam proses persiapan dan hari ini kami selamatan, karena walaupun kami dari tongkang tanpa hauling jalan kami pun tidak ada artinya," jelasnya

Masih kata Safi'i, seandainya diperbolehkan melintas Jalan Trans Kalimantan atau Jalan A Yani, pihaknya akan mengkaji terlebih dulu dan akan mementingkan pejalan umum. 

"Tetap kami kaji. Kami akan utamakan kepentingan umum, mencegah agar tidak terjadi kemacetan," lanjutnya.

Ia menambahkan, sudah ada titik terang mengenai meliintasi Jalan Trans Kalimantan.

Baca juga: Asosiasi Pengusaha Sopir dan Tongkang Ancam Akan Lintasi Jalan Nasional di Kalsel

Baca juga: VIDEO Massa Protes Jalan Hauling Ditutup di Tapin, Lalu Lintas Trans Kalimantan Sempat Macet

Perwakilan dari Asosiasi Sopir Tongkang, Kartoyo, menimpali, saat ini sedang menunggu izin dari Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

"Mudah-mudah bisa diizinkan untuk melintas di jalan nasional. Tentu, tetap memperhatikan pengguna jalan umum," jelasnya.

Diketahui, PT AGM telah menyiapkan jalan kurang lebih 15 meter yang akan digunakan oleh sopir-sopir angkutan batu bara menuju pelabuhan di wilayah Lok Buntar yang seterusnya dibawa ke Sungai Puting. 

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved