Breaking News:

Berita HST

Warga Khawatir Sungai Barabai Meluap, Relawan Terus Pantau Wilayah Hulu di Pegunungan Meratus

ujan yang masih berlangsung di Kota Barabaimembuat warga khawatir, Sungai Barabai meluap dan kembali merendam Kota Apam

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kota BArabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (13/1/2022), masih diguyur hujan sampai sore pukul 17.36 wita.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hujan yang masih berlangsung di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)  hingga pukul 17.36 wita Kamis (13/1/2021) membuat warga khawatir, Sungai Barabai meluap dan kembali merendam Kota Apam.

Saat ini, warga terus mencari tahu kondisi cuaca di wilayah hulu pegunungan Meratus di Kecamatan Hantakan.

Sebab, jika hujan deras terjadi di bagian hulu Desa Datar Ajab, dan wilayah Papagaran Desa Patikalain serta Desa Timan dan desa lainnya di dikhawatirkan sungai Barabai kembali meluap.

Tak sedikit warga yang menanyakan kondisi cuaca di Pegunungan Meratus tersebut. Sejumlah relawan pun terus melakukan pemantauan.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Barabai Kabupaten HST, Warga Waswas Banjir Lagi

Baca juga: Kenaikan Air di Meratus di Bawah 2 Meter, Banjir Barabai Diperkirakan Tak Separah November  2021

Berdasarkan laporan relawan melalui radio panggil yang beredar di group Balakar 654 Murakata, hingga pukul 16.40 wita dilaporkan hujan masih berlangsung di wilayah atas.

Intensitas hujan sendiri bervariasi, dengan kategori ringan (gerimis), sedang dan deras.

“Ketinggian Sungai di Papagaran sejauh ini masih normal, diiringi hujan gerimis. Di Rantau Parupuk dan Arangani Desa Datarajab, juga gerimis, anggasang gerimis, dengan ketinggian air masih normal, namun warna air sungai keruh. Sedangkan di Desa Timan, hujan intensitas sedang warna air keruh,”kata salah satu relawan melalui radio panggil menginformasikan hasil laporan yang dihimpun dari relawan yang memantau masing-masing wilayah huku tersebut.

Sementara itu BPBD HST mengimbau, agar warga yang tinggal di bantaran sungai, baik sungai Benawa, Sungai Hantakan dan Sungai Barabai agar tetap waspada dan siaga atas segala kemungkinan, mengingat BMKG memperkirakan Januari ini merupakan puncak musim hujan.

Baca juga: Pantau Dampak Banjir dan Longsor di Hulu Meratus, Bupati HST Minta Dinas PUPR Normalisasi Sungai

Sementara, Camat Barabai sendiri mengatakan, sudah berkoordinasi dengan para lurah dan kepala desa, untuk antisipasi penanggulangan bencana.

Seperti dengan menyiapkan tempat mengungsi.

“Termasuk untuk dapur umum, kami sudah koordinasi dengan Tagana dan Dinas Sosial, menyiapkan logistic sebagai antisipasi. Kita berharap, banjir besartidak terjadi lagi di HST,”kataM Ramadlan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved