Breaking News:

Berita Banjar

Banjir Mulai Surut, Polisi Mulai Bersihkan Mapolsek Mataraman dari Lumpur 

Anggota Polsek Mataraman sibuk membersihkan ruang kerja mereka dari lumpur yang terbawa saat banjir

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Genangan air yang merendam Mapolsek Mataraman mulai surut, Jumat (14/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Anggota Polsek Mataraman sibuk membersihkan ruang kerja mereka akibat terdampak banjir, Jumat (14/1/2022).

Informasi diperoleh Banjarmasinpost.co.id, banjir mulai surut sedikit demi sedikit sejak pukul 07.00 Wita. 
Air banjir masih mengenangi Kantor Polsek Mataraman hanya di area parkir roda dua dan asrama polisi di sebelah kiri bangunan utama atau di depan Musala. 

Itu karena bangunan asrama Polsek Mataraman berada di dataran rendah dari bangunan kantor pelayanan. 

Hingga kini, Posko Penanganan Bencana Polsek Mataraman masih dibuka di sisi Jalan A Yani Kilometer 59 Desa Mataraman, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Baca juga: Banjir Kalsel di Pengaron Surut, Warga Desa Benteng Ini Khawatir Banjir Susulan

Baca juga: Turun ke Jalan Galang Dana, Warga Terdampak Banjir di Banjar Sebut Balum Dapat Bantuan Sembako

Anggota Polsek Mataraman juga bersama relawan mengunjungi rumah warga yang terendam sambil  membagikan bantuan. 

Rumah warga yang terdampak dan terlihat dari Jalan Nasional, seperti di Desa Mataraman, Desa Bawahan Selan dan desa yang berada di bantaran sungai aliran DAS Riam Kiwa. 

Sementara itu, bangunan di sebelahnya, yaitu Kantor Pemerintah Kecamatan Mataraman dan Puskesmas Mataraman, genangan air banjir di halaman juga surut.

Camat Mataraman, Agus Hidayat mengaku bersyukur dan senang karena genangan banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Mataraman juga sudah surut.

Baca juga: Banjir di Kalsel - Kantor Polsek dan Camat Mataraman Kabupaten Banjar Terendam Lagi

Kondisi itu disebabkan arus kiriman air banjir dari Kecamatan Simpangempat landas menuju Kecamatan Astambul dan Martapura.

"Laporan dari beberapa kepala desa , akses jalan yang semula terendam,  kini sudah dapat dilintasi kendaraan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved