Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Beri Kesempatan Peneliti Muda, Kompetisi NRC Fellowship 2022 Dibuka

NRC membuka kesempatan bagi para peneliti muda dalam kompetensi melalui Nutrifood Research Center (NRC) Fellowship 2022 

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Nutrifood untuk BPost
Kompetisi Nutrifood Research Center (NRC) Fellowship 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di awal 2022, Nutrifood melalui Nutrifood Research Center (NRC) membuka kesempatan bagi para peneliti muda dalam kompetensi melalui Nutrifood Research Center (NRC) Fellowship 2022. 

NRC Fellowship merupakan program pelatihan dan bimbingan bagi para peserta (mahasiswa S1 dan S2), sehingga dapat bersaing secara global.

Mengangkat tema "Peran Peneliti Muda dalam Membangun Indonesia yang Sehat dan Berkelanjutan", program NRC Fellowship 2022 diharapkan dapat melahirkan penelitian terkait inovasi pangan yang rendah gula, garam, dan lemak guna mendukung pola hidup sehat dalam mencegah penyakit tidak menular di Indonesia, termasuk pangan fungsional berbasis nabati (plant-based), sembari tetap mempertimbangkan faktor keberlanjutan.

Bertepatan dengan dibukanya pendaftaran NRC Fellowship 2022 pada awal Januari ini, NRC mengadakan acara NRC Talk. 

Baca juga: Seminar Nasional Kedokteran ULM Kalsel Dorong Penelitian Dirasakan Langsung Masyarakat

Baca juga: Mahasiswa ULM Kalsel Paparkan Hasil Penelitian tentang Ruang Publik untuk Disabilitas

Diadakan secara virtual, acara ini diikuti oleh ratusan mahasiswa S1, S2, dan dosen dari berbagai universitas dan perguruan tinggi di Indonesia. 

Para peserta mendengarkan langsung pemaparan dari empat narasumber terkait pentingnya peran peneliti muda dalam mendukung Indonesia yang sehat dan berkelanjutan. 

Keempat narasumber tersebut antara lain: Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M.Sc. yang merupakan Guru Besar FMIPA Institut Pertanian Bogor serta tim juri NRC Fellowship 2022, Angelique Dewi selaku Head of Corporate Communication Nutrifood, Felicia Kartawidjaja Putra sebagai Manager Nutrifood Research Center, serta Natasya Teonata, mahasiswa S1 Food Technology Universitas Ciputra Surabaya yang merupakan salah satu Awardee NRC Fellowship 2021. 

Manager Nutrifood Research Center, Felicia Kartawidjaja Putra mengatakan Nutrifood Research Center kembali mengadakan NRC Fellowship untuk merangkul para peneliti muda terbaik Indonesia untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat Indonesia hidup sehat. 

"Melalui NRC Fellowship 2022, diharapkan muncul berbagai inovasi produk rendah gula, garam dan lemak yang dapat membantu konsumen untuk mengikuti pola makan yang lebih sehat," ujarnya.

Melalui NRC Fellowship 2022, Nutrifood berharap dapat mendukung lahirnya penelitian terkait inovasi produk pangan fungsional berbasis nabati di Indonesia yang tidak hanya sehat, namun juga baik bagi bumi.

Angelique Dewi selaku Head of Corporate Communication Nutrifood mengatakan, sejalan dengan komitmen Nutrifood untuk menginspirasi hidup sehat serta menjalankan bisnis secara berkelanjutan, Nutrifood telah menjadikan produk pangan berbasis nabati sebagai menjadi salah satu fokus inovasi produk. 

Program NRC Fellowship 2022 akan dibuka mulai 10 Januari hingga 11 Februari 2022.

Pada tahap awal, peserta diharapkan dapat mengirimkan abstrak berisi ide proposal penelitian terkait salah satu dari tiga subtopik berikut, yakni: 
1. Inovasi produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL) untuk mencegah penyakit tidak menular.
2. Inovasi teknologi pangan sebagai strategi menghasilkan produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL).
3. Inovasi produk berbasis nabati (plant-based) dengan potensi sebagai pangan fungsional dan mendukung kelestarian lingkungan.

Baca juga: Wakil Rektor ULM Luncurkan Kapal Riset, Dukung Penelitian Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah

Peserta yang berhasil lolos seleksi tahap awal akan mendapatkan sesi pelatihan penelitian dari tim NRC, dilanjutkan dengan proses seleksi wawancara dan presentasi di depan para dewan juri. 

Tim yang berhasil terpilih sebagai awardee NRC Fellowship 2022 akan mendapatkan pendampingan dari tim NRC selama penelitian serta dukungan dana penelitian dengan total senilai ratusan juta rupiah. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved