Breaking News:

Berita Banjar

Bikin Pengendara Celaka, Jalan Berlubang di Desa Tambakhanyar Ilir Ditutup Pakai Pohon Mengkudu

Pohon mengkudu yang kerap dijadikan obat herbal, justru di Desa Tambak Baru Ilir, dijadikan penutup lubang

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Jalan Berlubang di Desa Tambakhanyar Ilir ditutup warga pakai pohon mengkudu, Jumat (14/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pohon mengkudu yang kerap dijadikan obat herbal, justru di Desa Tambak Baru Ilir, dijadikan penutup lubang, Jumat (14/1/2022). 

Lubang itu tepat berada di dekat Kantor Balai Desa Tambak Baru Ilir,  Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Jamroni, warga setempat mengatakan ada tujuh pengendara sepeda motor yang sudah terjatuh dan mengalami luka ringan saat melintasi lubang tersebut. 

"Memang hanya luka ringan saja pengendara sepeda motor yang terjatuh tersebut. Tapi apakah harus menunggu korban jiwa, baru lubang jalan itu diperbaiki," katanya kepada reporter Banjarmasin Post. 

Baca juga: Jembatan Paringin Ditutup, Begini Truk Angkutan Berat Terjebak di Jalan Berlubang Gunung Pandau 

Baca juga: Jalan Berlubang Gubernur Syarkawi Banjar Rawan Kecelakaan, Perbaikan Ditunggu Warga

Pantauan reporter Banjarmasin Post, hanya satu lubang yang diberi tanda pohon buah mengkudu. Lubang jalan lainnya lebih parahnya kondisi sekitar 200 meter arah ke Pasar Martapura, Desa Tunggul Irang dan Desa Padang Panjang Kecamatan Karang Intan. 

Jamroni mengaku kondisi lubang jalan itu sudah berbulan-bulan. Semakin parah lubang itu setelah dilanda banjir pada Desember 2021 lalu. 

Anehnya, ungkap Jamroni ada perbaikan aspal jalan di desanya hingga desa tetangga, justru lubang itu tidak ditangani sehingga semakin parah lubangnya. 

"Padahal, jalan itu akses utama warga. Tolong diperhatikan, karena dekat dengan kota Martapura," harapnya. 

Akses jalan pemerintah Kabupaten Banjar itu dilintasi masyarakat dan para pelajar SMA dan SMK dari Kecamatan Astambul yang pulang dan pergi ke sekolah di Kota Martapura dan Karang Intan. 

Kepala Desa Tambak Baru Ilir, Gusti Ahmad Munadi mengaku lubang itu inisiatif warga yang menutup dengan pohon buah mengkudu

Namun, justru pengguna jalan yang melintas menghindari lubang itu sehingga rawan dan membahayakan pengguna jalan ataupun pejalan kaki. 

Baca juga: Kecewa Jalan Berlubang Belum Diperbaiki, Warga di Kotabaru Tanami Rumput Liar

Gusti Ahmad Munadi mengaku sudah empat kali meminta pihak Dinas PUPRP Kabupaten Banjar untuk memperbaiki lubang jalan tersebut. 

"Saya hanya meminta batu beskos saja untuk menutupi lubang itu jika belum diaspal. Nanti, akan kami coba untuk diberi rambu hati-hati melintas," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved