PT PLN Persero UPK Asam Asam

Mendukung Kesiapan PLN untuk Transaksi Energi, PLN UPK Asam-asam terapkan Co-Firing

PLN UPK Asam-asam memanfaatkan limbah sisa pohon untuk dijadikan biomassa.

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN (Persero) UPK Asam Asam
sisa limbah pohon Bandsaw dimanfaatkan untuk proses Co- Firing PLN UPK Asam-asam 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Bentuk dukungan peraturan pemerintah nomor 98 tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

PLN UPK Asam-asam menerapkan NEK menuju Nol Emisi Karbon (NZE) sebuah target untuk menyeimbangkan jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan sampai tahun 2060 dan mewujudkan program pemerintah EBT (Energi Baru dan Terbarukan) dengan diterapkan Co-Firing yang merupakan kegiatan pembakaran bahan bakar yang terdiri atas bahan bakar batu bara dengan bahan bakar biomassa.

Biomassa adalah energi yang dibuat untuk bahan bakar dari sumber alami yang dapat diperbarui.

PLN UPK Asam-asam memanfaatkan limbah sisa pohon untuk dijadikan biomassa.

PLN UPK Asam-asam menerapkan NEK menuju Nol Emisi Karbon (NZE)
PLN UPK Asam-asam menerapkan NEK menuju Nol Emisi Karbon (NZE)
(PT PLN (Persero) UPK Asam Asam)

Pohon yang digunakan adalah jenis pohon karet, sengon dan jabon yang didapat dari bandsaw di daerah Pelaihari, Jorong, Asam-asam, Kintap dan Angsana.

“PLN UPK Asam-asam telah mengimplementasikan Co – Firing pada unit 2 pada tanggal 26 Oktober 2021 kemudian unit 1 pada tanggal 30 Oktober 2021. Dari awal diimplementasikan co-firing perkembangannya di PLN UPK Asam-asam berjalan dengan cofiring berjalan dengan andal, parameter operasi PLTU aman dengan mix biomassa dan batu bara maksimal sebesar 3%. Kendala yang terjadi biasanya hanya di biomassa yang basah sehingga mempengaruhi proses produksi. Setelah unit 1 dan 2 berjalan dengan baik PLN UPK Asam-asam kembali mengimplementasikan di unit 4 pada tanggal 22-23 November 2021 dan sekarang sedang menunggu hasil dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG)“ un,gkap Manager UPK Dani Esa W.

PLN UPK Asam-asam menerapkan NEK menuju Nol Emisi Karbon (NZE)
PLN UPK Asam-asam menerapkan NEK menuju Nol Emisi Karbon (NZE)
(PT PLN (Persero) UPK Asam Asam)

Upaya yang dilakukan bukan hanya sekedar mendukung program pemerintah namun juga substitusi bahan bakar batu bara yang stok nya sendiri terbatas sehingga dari biomassa tersebut dapat membantu energi yang dihasilkan.
Data saat ini energi listrik yg dihasilkan dari co-firing biomass di PLTU Asam Asam sampai dengan 31 Desember 2021 adalah sebesar 994.88 MWh sangat mendukung keandalan unit dalam proses transaksi energi.

“Biomassa yang di dapat PLN UPK asam-asam pun dapat membantu perekonomian masyarakat, dari pada sisa limbah pohon Bandsaw terbuang sia-sia maka dimanfaatkan untuk proses Co- Firing PLN UPK Asam-asam dengan demikian maka PLN UPK Asam Asam ikut Mendukung upaya pemerintah melalui permen ESDM terkait bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025. Cofiring merupakan upaya PLN sebagai Green Booster utk transisi energi ke EBT kesiapan dalam transaksi energi dari sisi pembangkit," pungkas Dani Esa W. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved