Breaking News:

Berita HST

Tepat di Tikungan, Jalan Birayang Timur HST Rusak Parah dan Membahayakan Pengendara

akses Jalan Kesatria Desa Birayang Timur Kecamatan Batangalai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah rusak parah penuh lubang besar tepat di tikungan

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu tikungan di jalan Kesatria Desa Birayang Timur,Kecamatan Batangalai Selatan, Hulu Sungai Tengah yang penuh lubang dan membahayakan lalu lintas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Akibat intens dilewati truk bermuatan batu gunung, sirtu dan pasir, akses Jalan Kesatria Desa Birayang Timur Kecamatan Batangalai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengalami rusak parah.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat (14/1/2021) ada dua titik kerusakan terparah.

Kedua titik jalan penuh lubang besar tersebut berada tepat di tikungan cukup tajam.

Salah satu titik lubang dalam berada di salah satu sisi badan jalan.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Barabai Kabupaten HST, Warga Waswas Banjir Lagi

Baca juga: Pasukan Oranye DLHP HST Pelihara 200 Baskom Ulat Maggot, Hasil Penjualan untuk Tambah Kesejahteraan

Sedangkan sekitar 100 meter di sekitarnya menuju arah Kecamatan Batangalai Timur lubang jalannya hampir merata, sehingga tak ada pilihan selain menerabas lubang-lubang tersebut.

Tak jarang, akibat masing-masing pengendara memilih sisi jalan yang tak berlubang dengan arah berlawanan, menjadi kaget dan mengerem mendadak.

Bahkan para pelajar yang bersepeda sering terpepet ke pinggir jalan saat berselisihan dengan truk yang juga pilih jalan aman, menghindari lubang di tikungan tersebut.

"Pernah ada pengendara yang terjatuh ke got karena kepepet pengendara lain, yang mengambil jalan tak berlubang dari arah berlawanan ,"ungkap Sahri, Ketua RT setempat.

Menurut Sahri, jalan di desa tersebut, hampir tak pernah mulus.

Baca juga: Pedagang Telur ini Kaget Rekannya Tertimpa Material Beton di Pasar Antasari Banjarmasin

Baca juga: Dermaga Penyeberangan Pindahan Baru Batola Diprioritaskan Tahun Ini

"Dulu, sekitar tiga tahun lalu pernah diaspal pemerintah. Tapi tak berlangsung lama, berlubang lagi, karena terus terusan dilewati angkutan berat," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved