Breaking News:

Selebrita

861 Rumah dan 24 Sekolah Rusak di 44 Kecamatan, Efek Gempa Banten Terungkap Lewat Data BPBD

Gempa Banten yang melanda pada Jumat (14/1/2022), membuat ratusan rumah dan sekolah di 44 Kecamatan rusak. Ini penjelasan BPBD Banten soal efeknya.

Editor: Murhan
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Satu rumah di Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, ambruk saat Gempa Banten 6,7 mengguncang Banten Jumat (14/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gempa Banten yang melanda pada Jumat (14/1/2022), membuat ratusan rumah dan sekolah di 44 Kecamatan rusak.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, 44 kecamatan di tiga daerah terdampak gempa bermagnitudo 6,6 yang berpusat di Sumur, Pandeglang.

Disebutkan, ada tiga daerah tersebut yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Jumlah rumah rusak di 44 kecamatan itu sebanyak 861 rumah.

Baca juga: Intip Kondisi Rumah Baru Maia Estianty Kena Efek Gempa Jakarta, Ibu Al El Dul Pun Panik

Kemudian, rumah rusak itu tersebar di 147 desa.

Rinciannya, rusak ringan sebanyak 496 rumah, rusak sedang 193 rumah dan rusak berat 172 rumah.

Data itu berdasar tercatat BPBD Banten hingga Sabtu (15/1/2022) pukul 08.00 WIB.

"Masih terus pendataan. Namun, tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka saja terkena runtuhan bangunan," ujar Kepala Pelaksanan BPBD Banten, Nana Suryana, Sabtu (15/1/2022).

Selain rumah, BPBD juga melaporkan terjadi kerusakan pada 25 gedung sekolah, 14 puskesmas, empat sarana ibadah, empat kantor pemerintah, dua fasilitas umum dan satu tempat usaha.

Kerusakan terparah terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang, khsusunya di Kecamatan Sumur.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved