Breaking News:

Dispersip Kalsel

Dinas Lingkungan Hidup Palangkaraya Studi Banding ke Dispersip Kalsel Belajar Mengelola Arsip

banyak instansi dan lainnya datang ke Depo Arsip Dispersip Kalsel untuk praktik ataupun belajar bagaimana pengelolaan arsip

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Eka Dinayanti
Nurliani untuk BPost
DLH Palangkaraya kunjungi serta melakukan studi banding ke Depo Arsip Dispersip Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan dikenal memiliki pengelolaan arsip yang baik.

Hal ini terbukti dengan banyaknya instansi dan lainnya datang ke Depo Arsip Dispersip Kalsel untuk praktik ataupun belajar bagaimana pengelolaan arsip.

Terbaru, yang bertandang ke Depo Arsip Dispersip Kalsel adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya.

Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie, MAP menyebut kunjungan tersebut disambut perwakilannya, yaitu Kabid Pembinaan dan Pelayanan Kearsipan Dispersip Kalsel Dra Hj Chozanatun Nisa didampingi Arsiparis Madya Dra Hj Rosliati dan Arsiparis Muda Muamar, SH.

DLH Palangkaraya kunjungi serta melakukan studi banding ke Depo Arsip Dispersip Kalsel
DLH Palangkaraya kunjungi serta melakukan studi banding ke Depo Arsip Dispersip Kalsel
(Nurliani untuk BPost)

"Kita memberikan atau menyampaikan pengelolaan arsip secara umum," kata Nurliani, Sabtu (15/01/2022).

Termasuk regulasinya dan teknis pengelolaan arsip, baik pengelolaan arsip dinamis aktif serta penataan berkasnya.

Para rombongan DLH Palangkaraya pun langsung melaksanakan praktik dan melihat ruangan penyimpanan arsip di Depo Arsip.

Nurliani berharap, paparan yang disampaikan oleh pihaknya dapat dan bisa bermanfaat untuk DLH Palangkaraya, terutama terkait arsip dan penerapannya.

Sementara Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian DLH Palangkaraya, Tri Rahayuni menyebut, banyak hal yang dapat dipelajari dari kunjungan ke Depo Arsip Dispersip Kalsel, mulai dari pengkodean berkas hingga perawatannya.

"Mudah-mudahan dari kunjungan studi banding ke Depo Arsip dapat diterapkan," ujarnya.

Sebab, sambungnya, masih banyak yang belum diketahui akan tata kelola arsip yang baik. (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved