Breaking News:

Berita Tabalong

Pemutaran Perdana Film Nan Sarunai, Nonton Bareng Bersama Bupati Tabalong

menggunakan monitor 3x5 meter, nonton bareng film Nan Sarunai yang dihadiri para pemainnya ini dilakukan di Pendopo Bersinar, Kabupaten Tabalong.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/dony usman
penyerahan poster film nan sarunai ke Bupati Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemutaran perdana film sejarah Nan Sarunai dilakukan ditandai dengan nonton bareng bersama Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, Jumat (14/1/2022).

Dengan menggunakan monitor 3x5 meter, nonton bareng film Nan Sarunai yang dihadiri para pemainnya ini dilakukan di Pendopo Bersinar, Kabupaten Tabalong.

Sebelum pemutaran perdana dimulai, terlebih dahulu diisi tampilan penyanyi yang membawakan lagu berjudul salamat datang dan penyerahan poster film ke Bupati Tabalong.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Masdulhak Abdi, mengatakan, pembuatan film ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemajuan dan pelestarian kebudayaan daerah.

Baca juga: Kebakaraan di Kalsel - Api Berkobar di Tengah Hujan, Satu Bangunan di Tabalong Hangus

Baca juga: Sepanjang Tahun 2021, KPH Tabalong Tangani Enam Kasus Kayu Temuan Diduga Ilegal 

Sehingga bisa memperkenalkan, mempromosikan dan menyebarluaskan sejarah maupun budaya yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya Nansarunai.

Kemudian untuk peningkatan sumber daya manusia terhadap peningkatan akses masyarakat untiuk informasi sejarah melalui film.

"Film merupakan gagasan dari Pak Bupati kepada kami untuk bisa menggali data dan informasi tentang Nan Sarunai," katanya.

Baca juga: Vaksinasi Anak di Tapin, Stok Vaksin Tersisa 40 Dosis, Dinkes Sebut Tambahan Segera Datang

Baca juga: BPK se-Batola Adu Ketangkasan di Lapangan 5 Desember Marabahan

Terpisah, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, menyampaikan, film yang dibuat ini hanya sebagian dari sejarah besar Nan Sarunai.

Sehingga diharapkannya dengan telah dibuatnya film ini maka kedepan bisa diperdalam lagi.

"Film ini sebagian kecil dari sejarah Nan Sarunai, saya berharap setelah ini bisa lebih diperdalam lagi," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved