Breaking News:

Berita HST

VIDEO Musim Durian di Pegunungan Meratus Kabupaten HST, Datang ke Lokasi Harga Lebih Murah

Musim durian di Kampung Timan, Desa Murung B, Kampung Papagaran Desa Patikalain, Desa Kundan Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, Kalsel.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga menikmati panen durian di wilayah Kecamatan Hantakan, kawasan Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sejak awal 2022, buah berduri yang banyak digemari masyarakat  tersebut mulai membanjiri pasar.

Dan puncaknya sekarang, pada saat bersamaan, yaitu di Kampung Timan, Desa Murung B, Kampung Papagaran Desa Patikalain dan Desa Kundan Haruyan Dayak.

Menurut Bripka Riri Herlianto, Bhabinkamtibmas di Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, Sabtu (15/1/2022), di tiga desa tersebut hampir tiap hari masyarakat setempat panen durian.

Baca juga: VIDEO Kisah Pilu Petani Desa Aluan Besar HST, Setahun Tak Bisa Garap Sawah

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel - Polisi Belum Memastikan Motif Kasus Penikaman di Satui Kabupaten Tanbu

Hasilnya, dijual kepada pedagang pengumpul yang datang dari berbagai daerah menggunakan mobil pikap. Selanjutnya, pengumpul menjual sendiri ke pasar atau ke pihak ketiga.

 “Tapi ada juga yang memasarkan sendiri ke Pasar Barabai menggunakan sepeda motor,” kata Riri.

Dijelaskan, untuk harga di tangan kedua yang biasanya dijual langsung warga setempat, di kisaran Rp 15 ribu per buah untuk ukuran sedang. Ukuran besar sampai Rp 25 ribu

. Sedangkan jika datang langsung ke lokasi warga pemilik pohon yang sedang panen, harga mulai Rp 5.000 sampai Rp 7.500 ukuran sedang.

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Mobil Terbalik di Desa Murung B HST, Begini Kondisi Penumpang dan Sopir

Baca juga: Korban Tenggelam di Tahura Sultan Adam, Dishut Provinsi Kalsel Berbelasungkawa

“Jadi kalau mau beli dalam jumlah banyak atau ingin puas makan ditempat, lebih baik datang langsung ke Desa Patikalain, Haruyan Dayak atau Kampung Timan. Bisa mendapatkan durian yang matang di pohon dengan rasa yang rata-rata manis,” kata Riri.

Sementara itu, Acil Iyah, pembeli tangan kedua buah durian, mengatakan, datang langsung ke kebun pemilik pohon untuk membeli dalam jumlah banyak.

Selanjutnya, dipasarkan ke Kota Amuntai, Kabupaten HSU (Hulu Sungai Utara), Provinsi Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved