Yusuf Mansur Digugat

Pekerja Migran Indonesia Minta Yusuf Mansur Kembalikan Dana Investasi, Mau Untung Malah Buntung

Pekerja migran Indonesia sebagai investor di bisnis yang dikelola Ustaz Yusuf Mansur tetap meminta agar Yusuf Mansur mengembalikan dana.

Editor: M.Risman Noor
ant/warta kota
Ustad Yusuf Mansur 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sidang gugatan para investor terhadap Ustadz Yusuf Mansur kembali berlanjut.

Para investor berkeinginan menarik dana ditanamkan ke Yusuf Mansur.

Jumlahnya beragam hingga ratusan juta rupiah.

Investor juga ada dari para pekerja migran Indonesia yang selama ini terlibat sebagai investor di bisnis yang dikelola Ustaz Yusuf Mansur.

Dana yang sudah mereka setor diinginkan dikembalikan dikarenakan janji keuntungan tidak sesuai dengan harapan.

Mereka kecewa, harapan bisa mendapatkan cuan dari pengembangan dana investasi ternyata tidak sesuai dengan janji yang pernah Yusuf Mansur sampaikan.

Hal itu terungkap dalam sidang gugatan para pekerja migran terhadap Ustaz Yusuf Mansur digelar lagi di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: VIDEO Sidang Praperadilan Gugatan Penanganan Perkara di Jalan Hauling Tapin

Baca juga: VIDEO Sidang Pemeriksaan Terdakwa Perkara OTT Dugaan Gratifikasi Pengadaan Alkes RSUD Ulin

Para pekerja migran menduga Ustaz Yusuf Mansur (UYM) melakukan ingkar janji terkait bisnis tabung tanah (tabungan tanah).

Tiga pekerja migran di Hong Kong mengaku menjadi korban bisnis tabung tanah Ustaz Yusuf Mansur hingga mengalami kerugian Rp 560 juta.

Surati berinvestasi Rp 4,6 juta, Aida Alamsyah berinvestasi Rp 4,9 juta, dan Yeni Rahmawati Rp 4,6 juta.

"Sampai saat ini investasi mereka belum dikembalikan UYM," kata Asfa Davi Bya, kuasa hukum para penggugat, Selasa.

Menurut Asfa Davi Bya, para pekerja migran itu terjerat kasus investasi tabung tanah berawal saat Ustaz Yusuf Mansur mengisi acara di Hong Kong medio 2014.

Saat ceramah, Ustaz Yusuf Mansur mengajak para pekerja migran di Hong Kong menginvestasikan uangnya untuk membeli tanah secara bersama yang harganyaRp 2,2 juta per meter.

Mereka yang berminat memberikan investasinya melalui Koperasi Merah Putih.

Ustadz Yusuf Mansur
Ustadz Yusuf Mansur (NOVA/ROMY PALAR)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved