Berita Balangan

Badut Princess Sofia Hibur Anak Saat Vaksinasi di SDN Paringin 2 Kabupaten Balangan

Badut berkostum Princess Sofia dan hadiah tumbler hibur anak-anak yang divaksin di SDN Paringin 2 Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kamis (20/1)

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Badut kostum Princess Sofia hibur anak-anak saat kegiatan vaksinasi di SDN Paringin 2, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (20/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Vaksinasi diadakan di  SDN Paringin 2 Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (20/1/2022).

Lebih dari 100 anak secara bergantian mulai memeriksakan kesehatan untuk divaksin.

Badut berkostum Princess Sofia yang disediakan Polsek Paringin untuk menghibur, meski ada beberapa yang menangis karena takut disuntik.

Dan, setelah menerima suntikan, masing-masing mendapatkan tumbler atau botol minum sebagai hadiah.

Baca juga: Jembatan Gantung Ambruk di Halong, Dinas PUPR Kabupaten Balangan Janji Bikin Baru

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel - Anak Bersama Bapak Tusuk dan Tebas Tetangga di Kota Kandangan

Kurang lebih 230 murid ditargetkan mendapat suntikan vaksin Covid 19, mulai dari kelas satu hingga sebagian kelas 4,5 dan 6. Ada pula yang sudah divaksin terlebih dulu karena usianya sudah lebih dari 11 tahun.

Pada vaksinasi Covid 19 kali ini, Kapolres Balangan AKBP Zaenal Arifin mendatangi sejumlah sekolah di beberapa kecamatan. 

Disampaikannya, terdata hingga 19 Januari 2022, vaksinasi di Kabupaten Balangan untuk anak usia 6 hingga 11 tahun mencapai 24 persen.

Tak kalah penting, ucapnya, apabila ada anak yang merasa KIPI, maka disarankan untuk langsung menghubungi tenaga medis pada puskesmas terdekat atau dokter yang namanya telah tercantum pada kertas skriening vaksinasi Covid 19.

Baca juga: TNI Polri di Balangan Terima Suntikan Vaksin Ketiga, Dinkes Gelar Vaksinasi Booster Bertahap

Baca juga: Dakwaan Kasus Narkoba Tak Terbukti di Sidang Banding PT Banjarmasin, Penuntut Umum Kasasi

Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun tersebut halal dan aman, sehingga orangtua tidak perlu khawatir ataupun ragu tentang antivirus yang disuntikan.

Sementara itu, Kepala SDN Paringin 2, Hairani, tak memungkiri masih ada orangtua yang menolak anaknya untuk divaksin. Sehingga, sementara waktu anak pun tidak disarankan untuk sekolah.

"Karena vaksinasi ini sebagai upaya pencegahan Covid 19, kami berharap para orangtua juga menyetujui agar anak divaksin. Apabila belum, maka anak tidak bisa bersekolah dulu. Sedangkan untuk mendapatkan vaksin setelah ini, kami menyarankan agar orangtua datang ke puskesmas terdekat," ucapnya.

Ia berharap para orangtua bisa mempertimbangkan program vaksinasi ini untuk meningkatkan imunitas tubuh anak, sehingga meminimalisasi penyebaran Covid-19.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved