Kriminalitas Regional

VIDEO HEBOH BANGET - Ayah dan Paman di Bangka Tega Bergiliran Rudapaksa Anak Tiri

Ayah dan Paman di Bangka tega bergiliran Rudapaksa terhadap anak tiri yang berusia 15 tahun

Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Miris, bukannya malu dan sadar seorang pria bernama B (26) justru nekat berbuat cabul seusai kepergok menonton video dewasa di handphone.

Budiman diketahui mencabuli keponakan angkatnya yakni BG (15) seusai dirinya kepergok korban tengah menonton film dewasa.

Tak hanya B, ayah angkat korban yakni M (49) justru ikut-ikutan mencabuli korban.

Dikutip dari BANGKAPOS.com, kejadian ini terjadi di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, sejak Juli 2020 hingga 15 Januari 2022.

Selama 1,5 tahun korban dirudapaksa oleh ayah tiri dan pamannya. Korban bahkan lupa sudah berapa kali dirinya menerima pelecehan seksual dari kedua pelaku.

Awalnya Pergoki Pelaku Saat ini kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan oleh Polres Bangka.

"Kedua tersangka masih keluarga dekat di mana satu pelaku adalah ayah angkat korban dan satu pelaku lainnya adalah adik ipar keduanya langsung kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum Kamis (20/1/2022).

Awalnya korban memergoki pamannya yakni B tengah menonton video dewasa di HP. Seusai dipergoki korban, B justru mengajak korban menonton bersama video dewasa.

Pada saat menonton video dewasa berdua, pelaku B kemudian merudapaksa korban. Kejadian pertama ini terjadi ketika suasana rumah sepi.

Selanjutnya pelaku B kembali mengulangi perbuatan bejatnya ketika korban tengah menonton televisi. Namun kali ini pelaku M yakni ayah tiri korban memergoki kejadian itu.

Awalnya M marah dan menasihati bahwa B harus bertanggung jawab jika korban hamil.

Namun amarah M ternyata hanya pura-pura, sebab pelaku M justru ikut melecehkan anak tirinya tersebut.

Kedua pelaku kemudian sepakat untuk terus melakukan tindakan asusila kepada korban.

Pelecehan dilakukan dalam waktu yang berbeda namun kadang dilakukan bersamaan di mana satu pelaku bergiliran saling menyaksikan pelaku lainnya melakukan pelecehan seksual.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved