Kriminalitas Kaltara

Penjaga Kandang di Kaltara Jual 17 Ekor Sapi Majikan, Uangnya Habis Untuk Beli Sabu dan Judi Online

Seorang pria asal Sei Taiwan, Sebatik Timur, inisial R menggelapkan sebanyak 17 ekor sapi ternak milik majikannya. Uangnya untuk beli sabu dan judi

Editor: Hari Widodo
HO/ Randhya
R (44) diamankan ke Mako Polsek Sebatik Timur, Sabtu (22/01/2022), siang.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Seorang pria asal Sei Taiwan, Sebatik Timur, inisial R ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan sebanyak 17 ekor sapi ternak milik majikannya pada Minggu (16/01/2022), dini hari.

Pria 44 tahun itu, merupakan penjaga kandang sapi milik Syahrudin (korban) yang merupakan warga Tanjung Harapan, Sebatik Timur.

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Randhya Sakhtika mengatakan modus yang dilakukan tersangka R dengan menawarkan ternak sapi kepada calon pembeli dengan harga yang lebih rendah.

Tersangka R melakukan aksinya secara bertahap sebanyak tiga kali dalam rentang waktu Juni sampai Desember 2021.

Baca juga: Didakwakan Pidana Penggelapan, Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin Dinyatakan Bersalah

Baca juga: Resmob Polres Tanahbumbu dan Polsek Satui Bekuk Tersangka Penggelapan Uang Sawit Rp7 Miliar di Satui

Keuntungan yang diraup tersangka dari hasil penggelapan sapi milik majikannya hingga puluhan juta rupiah.

"Harusnya satu ekor sapi itu harga jualnya Rp12 juta. Tapi tersangka R jual kepada pembeli mulai harga Rp 5 sampai Rp 7 juta. Kalau diperkirakan keuntungan yang diraup tersangka capai Rp 45 juta," kata Randhya Sakhtika kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Minggu (23/01/2022), pukul 19.00 Wita.

Menurut Randhya, sapi milik korban berjumlah 36 ekor, sementara pekerjanya itu menggelapkan sebanyak 17 ekor sapi.

"Setelah dihitung jumlah sapinya tersisa 19 ekor. Korban mengaku rugi hingga Rp120 juta," ucapnya.

Randhya menuturkan, uang hasil penggelapan belasan ekor sapi itu digunakan tersangka R untuk membeli sabu dan bermain judi online.

Selain beli sabu dan main judi online, uang itu juga digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya setiap hari bersama satu anaknya yang masih sekolah.

"Jadi tersangka R sudah cerai dengan istri dan mereka punya dua anak. Anak yang satu ikut istri dan satunya lagi ikut tersangka," ujarnya.

Tersangka R berhasil ditangkap Polisi saat bersembunyi di sebuah pondok yang berada di Desa Lapri.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, satu buah handphone, satu ekor sapi betina dewasa, dan dua ekor anak sapi betina.

"Barang bukti sabu nggak ada. Dari pengakuan tersangka R, dia selama ini membeli sabu dari kurir yang berada di Tawau, Malaysia," tuturnya.

Baca juga: Kasus Penggelapan di Kalsel, Lelaki di Tanahbumbu ini Gadaikan Motor yang Dipinjamkan untuk Kerja

Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka R yakni pasal 372 KUHP dengan maksimal ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Saat ini kami lagi tahap penyelidikan," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Hasil Penggelapan 17 Ekor Sapi Puluhan Juta Rupiah, Kapolsek Sebatik Timur: Korban Rugi Rp 120 Juta

Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Terkait :#Kriminalitas Kaltara
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved