Berita Tanahlaut

Amankan Kebijakan Migor Satu Harga, Diskopdag Tala Terus Pantau Harga di Pasaran

Pantauan banjarmasinpost.co.id di pasar tradisonlal di Kota Pelaihari, harga minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter telah mulai mengalir.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Ridho, pedagang sembako di pasar Pelaihari memperlihatkan minyak goreng murah yang cukup banyak stoknya di tokonya, Rabu (26_1). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan satu harga terhadap minyak goreng (migor) yakni Rp 14 ribu.

Karenanya, pemantauan harga di pasaran terus dilakukan di tiap daerah.

Begitu pula di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pemantauan juga cukup intens dilakukan.

Jika sebelumnya hanya sekali sepekan yakni memantau dan mendata harga sembako, kini hampir tiap hari dilakukan.

Baca juga: Capai Target Kurikulum Pelajaran Selama PTM Terbatas, SMAN 1 Pelaihari Siasati dengan Cara ini

Baca juga: Minyak Goreng Murah Telah Beredar di Pasar Pelaihari, Stok Cukup Banyak

Pantauan banjarmasinpost.co.id di pasar tradisonlal di Kota Pelaihari, harga minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter telah mulai mengalir.

Hampir semua merk, kecuali merk ternama (Bimoli) yang masih mahal.

Penuturan salah seorang pedagang di Pasar Pelaihari, harga murah migor dilepas di pasaran sejak sekitar tiga hari lalu.

Ini menyusul adanya pasokan dari distributor.

"Bimoli masih mahal, masih Rp 20 ribuan seliternya kemarin saya pas ke pasar. Jadi, saya beli yang merk biasa saja yakni Alif, sudah murah alhamdulillah," ucap Rianti, warga Angsau, Pelaihari, Kamis (27/1/2022).

Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tala Myrna Fahrina menuturkan harga migor merk Bimoli di pasaran umum masih mahal dikarenakan stok lama ketika pedagang membeli dengan harga lama (mahal).

Baca juga: Bocah Korban Kekerasan di Kabupaten Tanbu Mulai Ceria, Masih Dirawat di RSUD Ulin

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Kasus Positif Bertambah 12 Orang

"Kalau merek lainnya sudah mulai murah seperti Alif dan Sovia," sebutnya

Ia mengatakan pemantauan terus dilakukan untuk mengamankan kebijakan satu harga migor.

Terkait kebijakan itu, pemerintah pusat menyediakan saluran hotline jika ada keluhan dan harga tak sesuai penerapan migor kemasan satu harga Rp 14 ribu, masyarakat dapat mengirim pesan ke nomor 081212359337 atau menghubungi nomor 1500014.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved